Gubernur Rusli Serahkan Bantuan Sembako di Limehe - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
alterntif text
alterntif text
Provinsi Gorontalo

Gubernur Rusli Serahkan Bantuan Sembako di Limehe

Republikpos.com, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan bantuan berupa sembako kepada korban banjir di Desa Limehe Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Rabu (10/11/2021).

Sebanyak 200 paket sembako berupa beras 10Kg, telur 10 butir, gula pasir 1Kg serta minyak goreng 1 liter, diserahkan Rusli kepada 10 orang perwakilan.

“Katanya tidak sampai 200 orang korban banjir di sini. Saya katakan ke baznas dan BPBD genapkan 200 saja. Saya ingat di sini banyak keluarga saya, saya masih kecil bermain di sini, jadi tahu kondisinya. Waktu banjir kemarin pemda kabupaten tidak memberitahukan kalau ada banjir, saya hanya tau dari pak camat dan pak Irwan Dai. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu dan bermanfaat, karena mungkin ini hanya mengurangi sedikit dampak” ungkap Rusli usai memberikan sembako.

Dengan kondisi seperti ini, tambah Rusli, semua pihak harus terus berusaha menjaga lingkungan, apalagi curah hujan akhir-akhir ini tidak dapat diprediksi.

Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, atau memanfaatkan lahan yang harusnya dilewati air. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyalahkan siapa – siapa.

Gubernru Rusli saat meninjau lokasi tanggul yang meluap dan menyebabkan banjir di desa Limehe Timur.

“Dan juga pesan saya kepada masyarakat jangan menyalahkan siapa-siapa, tidak ada yang salah dengan bencana alam ini, ini datang karena memang alam lagi menegur kita semua. Juga terkait tanggul yang diminta oleh pak Irwan saya laksanakan dan sekarang sudah dangkal, karena mungkin juga masyarakat membuang sampah, jadi tolong saluran air itu bukan tempat sampah, buang sampah pada tempatnya yang nanti dikumpul oleh mobil truk. Pak camat tolong ingatkan jangan membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Untuk diketahui banjir di Limehe Timur ini terjadi dua kali, yakni pada Sabtu malam dan Senin malam. Banjir tersebut merendam 200 rumah warga yang terbagi di empat dusun yakni dusun Bulontunge 77 rumah, dusun Helumo 47 rumah, dusun Lintalo 35 rumah dan dusun Bitila 41 rumah. Banjir terjadi akibat meluapnya sungai buoyo.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top