Dukcapil Kabgor Fasilitasi Masyarakat dengan Layanan Daring dan Luring - REPUBLIKPOS.COM
Kabgor

Dukcapil Kabgor Fasilitasi Masyarakat dengan Layanan Daring dan Luring

Suasana pelayanan administrasi penduduk di kantor Dukcapil Kabupaten Gorontalo

Republikpos, Kabgor – Kepala Dukcapil Kabupaten Gorontalo, Muchtar Nuna, membenarkan perihal proses pelayanan Administrasi Dukcapil Kabupaten Gorontalo, masih tetap mengacu Permendagri 107 tahun 2019.

Menurutnya, untuk pelayanan secara dalam jaringan atau secara online dengan menggunakan website yang sudah dibangun dan juga aplikasi Andoid.

“Bisa di unduh di Playstore yaitu namanya Line dukcapil kabupaten gorontalo atau layanan online. Disamping itu juga online melalui WhtasApp dan telegram,” katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (10/03/2021).

Muchtar juga mengatakan ini salah satu cara untuk memutuskan penyebaran covid-19 Di lingkungan kantor dukcapil.

Akan tetapi, pihaknya tidak bisa mengabaikan masyarakat yang sudah terlanjur datang di kantor dan meminta pelayanan luring atau luar jaringan.

“Terutama mereka yang tidak mempunyai fasilitas internet juga tak punya HP andoid. Bagi mereka yang memang sudah penting untuk membutuhkan pelayanan,” beber Muchtar.

Lanjut Muchtar, operator daring ada  70 persen dan 30 persen operator luring. Untuk luring dihandel satu orang perkecamatan dan lebih cepat, tepat dan akurat dalam proses pelayanan admin induk .

“Profesional, akurat, santun dan tanpa imbalan sehingga masyarakat tersenyum dan bahagia,” terangnya.

Ia pun mengungkapkan seiring waktu karena belum berakhirnya pandemi covid.-19, maka pelayanan luring  tetap dikontrol.

Tetap mengedepankan protokol kesehatan, hal ini guna memutuskan penyebaran virus atau memutuskan varian baru.

Kita kontrol terus jangan ada lagi klaster baru termasuk kita aktif memeriksa aparat, operator sehingga pelayanan benar – benar sehat.

“Setiap saat saya kontrol baik langsung menemui masyarakat, aparat yang bertugas maupun dikontrol dari CCTV, ketika terjadi kerumunan, termasuk mengurangi antrian,”  imbuhnya.

Hal ini dilakukan agar jangan sampai pula ada operator yang abai dalam pelayanan. Sehingga tidak berlama-lama masyarakat di kantor ini.

Ditanya terkait hambatan dan kekurangan soal blangko KTP, Alumnus IPDN itu mengatakan, bahwa sampai hari ini blangko masih cukup.

Setiap saat kami bisa memberikan blangko langsung kepada masyarakat terutama kita hari ini bakal melaksanakan pilkades serentak di 89 desa se Kabupaten Gorontalo.

Untuk mensukseskan pilkada, sudah hampir 2 pekan ini tim kami road show di desa – desa.

“Kita langsung datang dan mengantarkan dokumennya sudah jadi termasuk dokumen – dokumen lainnya,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top