Rusli Habibie Sebut 2020 Jadi Tahun Terberat Selama Menjabat Gubernur - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Rusli Habibie Sebut 2020 Jadi Tahun Terberat Selama Menjabat Gubernur

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama jajarannya, saat menjadi narasumber pada dialog interaktif RRI Gorontalo, dengan tema Refleksi 2020 dan Refolusi 2021 Pembangunan Provinsi Gorontalo, Rabu (30/12/2020) di studio RRI Gorontalo. Dalam kesempatan itu Gubernur mereflesikan apa saja yang sudah dilakukan Pemprov Gorontalo selama setahun terakhir dan apa harapannya di tahun 2021. (Foto: Humas)

Republikpos, Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyebut tahun 2020 menjadi tahun terberat selama ia menjabat sebagai Gubernur Gorontalo di dua periode. Bersama dengan jajarannya dan juga forkopimda Gorontalo, harus memutar otak untuk bagaimana tetap bekerja dengan baik dan bisa mensejahterakan masyarakat, disituasi pandemi covid-19 ini.

“Awal mula Covid-19 ditemukan di Gorontalo itu pada bulan april 2020. Sejak saat itu, banyak anggaran yang kita refocusing untuk penanganan covid-19 ini. Walaupun ada beberapa dari segi infastruktur yang tetap kita bangun, begitupula dari segi pendidikan dan kesehatan. Intinya 2020 kita lalui dengan situasi yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Rusli Habibie saat menjadi narasumber pada dialog interaktif RRI Gorontalo, dengan tema Refleksi 2020 dan Refolusi 2021 Pembangunan Provinsi Gorontalo, Rabu (30/12/2020) di studio RRI Gorontalo.

Meski demikian, Rusli menilai sejauh ini pihaknya berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, dan menjadi daerah yang dinilai inovatif mengendalikan pandemi Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan diraihnya beberapa penghargaan dari pemerintah pusat untuk Pemprov Gorontalo di tahun 2020.

“Dari segi infrastruktur sebisa mungkin saya katakan kepada Kadis PU, utamanya pembangunan jalan dan jembatan harus tetap terealisasi. Contohnya kemarin kami baru meresmikan jembatan Molindogupo. Disela-sela kunjungan kerja kami juga untuk menyerahkan bantuan sosial yang terdampak corona, itu sekaligus meninjau jalan seperti di Batudaa Pantai dan Biluhu. Masayarakatnya terisolir hampir 60 tahun, alhamdulillah sekarang jalannya sudah sangat bagus dan akan kita rampungkan sebelum masa jabatan kami berakhir,” tambahnya.

Untuk tahun 2021 APBD Pemprov Gorontalo dipangkas dan lebih banyak diarahkan untuk pencegahan dan penanganan pandemi covid-19. Sektor kesehatan, bantuan sosial dan pemulihan ekonomi menjadi tiga hal yang menjadi fokus pemerintah daerah. Termasuk untuk melaksanakan delapan program prioritas daerah.

“Maka dari itu kami berharap adanya partisipasi dan keterlibatan semua pihak untuk terus membangun Provinsi Gorontalo. Kami juga memohon untuk semua masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan, karena hingga saat ini angka penularan covid-19 di Gorontalo masih tinggi. Diingatkan juga untuk tidak ada aktivitas keramaian di malam pergantian tahun nanti,” tandasnya.

Selain Gubernur Rusli, dialog interaktif ini juga dihadiri oleh Plt Kaban Keuangan Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, perwakilan Bapppeda Provinsi Gorontalo dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Gorontalo.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top