Sekda Gorut Geram, Pengerjaan Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 Lamban - REPUBLIKPOS.COM
Gorontalo Utara

Sekda Gorut Geram, Pengerjaan Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 Lamban

Ridwan Yasin (Sekretaris Daerah Gorontalo Utara) saat melakukan peninjauan lokasi karantina pasien Covid-19 di Puskesmas Anggrek, Selasa (18/8/2020).

Republikpos, Gorut – Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Ridwan Yasin tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai meninjau lokasi karantina pasien Covid-19 di Puskesmas Anggrek, Selasa (18/8/2020).

Ridwan yang juga Sekretaris Gugust Tugas Covid-19 Gorut ini marah ke pihak pelaksana pekerjaan lantaran tempat isolasi untuk 31 pasien ODP itu masih dalam tahap pengerjaan.

“Hari ini gedung tersebut akan digunakan untuk isolasi 31 pasien ODP dan tidak ada alasan, makanya tadi pekerjaannya saya suruh hentikan dulu,” ungkap Sekda Ridwan.

Sekda semakin marah setelah melihat kualitas pekerjaan rehabilitasi gedung ex Puskesmas Anggrek tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Sangat kecewa, saya tegaskan jangan main-main dengan anggaran covid-19. Saya perintahkan untuk segera memperbaiki tempat itu karena gedung ini akan digunakan sebagai tempat isolasi,” tegas Ridwan.

Sementara itu auditor dari Inspektorat Gorut, Ilyas Lamatenggo yang turut mendampingi Sekda dalam sidak tersebut mengatakan, dari pantauan serta hasil wawancara dengan para pekerja di lokasi, perkiraan anggaran yang telah dipakai dalam pengerjaan rehabilitasi gedung ex Puskesmas Anggrek tersebut berkisar Rp 10 juta.

“Itu baru hitungan sementara berdasarkan harga toko dan selanjutnya akan kami hitung berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) di lokasi karantina,” ucapnya.

Pengerjaan rehabilitasi gedung ex Puskesmas Anggrek ini merupakan program CSR Bank SulutGo dengan anggaran sebesar  Rp 341 juta. Namun proyek tersebut diduga bermasalah dan saat ini dalam tahapan penyelidikan Polres Gorut.

Pewarta: Matris Salim

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top