Disertasi Ridwan Yasin Dapat Pujian dari Rektor UNG - REPUBLIKPOS.COM
Gorontalo Utara

Disertasi Ridwan Yasin Dapat Pujian dari Rektor UNG

Ridwan Yasin (Sekretaris Daerah Gorontalo Utara) saat mengikuti proses pemaparan dihadapan para penguji.

Republikpos, Gorut – Disertasi Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Ridwan Yasin yang berjudul “Pengaruh Reformasi Birokrasi, Kompetensi Aparatur, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kualitas Pelayanan Publik di Kabupaten Gorontalo Utara”, mendapat pujian Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok.

“Disertasi ini menjadi menarik dikarenakan mahasiswa calon doktornya adalah pengambil kebijakan di Pemkab Gorut. Saya selaku salah satu promotor menginginkan agar supaya disertasi ini memberikan kontribusi maksimal terhadap peningkatan kualitas pelayanan aparatur di Kabupaten Gorut,” ungkap Eduart usai Seminar Proposal Disertasi Program Doktor Administrasi Publik, Rabu (5/8/2020).

Edward berharap, implementasi dari disertasi ini bisa menjadi contoh baik untuk daerah lainnya.

“Kelak, ini (disertasi) sukses diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi daerah. Maka bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya,” harapnya.

Sementara itu, pimpinan sidang Prof. Dr. Hj. Asna Aneta, M.Si  mengatakan judul disertasi yang diangkat oleh Sekda Gorut ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kualitas pelayanan di Gorut.

“Tadi persoalan yang diangkat itu adalah problem (pelayanan publik) yang ada di Gorut. Ini artinya, kepedulian dari pak sekda itu untuk mengangkat, memperbaiki, serta mendongkrak pelayanan publik, yang mana mendapat nilai rendah dari Ombudsman,” bebernya.

Terpisah, Sekda Ridwan Yasin mengaku bersyukur atas suksesnya pelaksanaan seminar proposal ini. Dirinya tidak sabar lagi untuk mewujudkan apa yang tertuang dalam disertasinya. Ridwan sendiri berhasil memperoleh nilai memuaskan, yakni 3,91 dan menjadi mahasiswa tercepat menyelesaikan penelitian dan sidang proposal di program Doktor Administrasi Publik dalam kurun waktu 2 tahun.

“Dalam 5 tahun terakhir, SAKIP kita (Gorut) berada di posisi Stagnasi, yaitu B dengan catatan. Jadi B bukan berarti baik melainkan cukup. Nah, kalau kita lihat nilai di atasnya, berarti B ini masih kurang. Karena masih ada lagi nilai BB, hingga A. Jika implementasi disertasi ini sukses, maka target saya kedepan Gorut peroleh nilai A (Terbaik),” papar Ridwan.

Dirinya menjelaskan, ketika Gorut memperoleh nilai A, maka akan berimbas pada kualitas kinerja aparatur, yang nantinya akan membawa perubahan yang signifikan terhadap pelayanan publik.

“Kalau pelayanan itu baik, maka akan berimbas juga pada penyelenggaraan pemerintahan yang baik pula. Saya kira, ini akan dibenahi semua, mulai dari kompetensi aparatur, dan yang terpenting soal etika dan tingkat kedisiplinan,” tutup Ridwan.

Pewarta: Matris Salim

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top