Pasar Kayubulan di Kabgor Jadi Percontohan New Normal - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Pasar Kayubulan di Kabgor Jadi Percontohan New Normal

Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. (Gubernur Provinsi Gorontalo) didampingi istri Idah Syahidah saat meninjau para pedagang yang ada di pasar Kayubulan, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (6/6/2020). Pasar Kayubulan menjadi contoh kawasan tertib dalam menghadapi tatanan hidup baru (New Normal Life). (Sumber Foto: Humas)

Republikpos, Gorontalo – Pasar Kayubulan di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo dicanangkan sebagai kawasan percontohan tertib menghadapi tatanan hidup baru (New Normal Life). Pencanangan tersebut ditandai dengan membunyikan sirene yang dilakukan oleh Gubernur Gorontalo Rusli.

“Hari ini saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, atas prakarsa beliau untuk mulai membuat pasar yang bersih dalam menghadapi tatanan hidup baru,” ujar Gubernur Rusli, Sabtu (6/6/2020).

Setiap pedagang di pasar Kayubulan di atur jarak satu dengan yang lainnya. Di pintu masuk pasar telah disediakan petugas yang bertugas mengecek suhu tubuh pengunjung. Pembeli diwajibkan untuk memakai masker dan mencuci tangan.

Gubernur Rusli juga berjanji akan terus memperhatikan nasib para pedagang. Sebagai imbalannya, ia meminta pedagang dan pembeli menaati protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kemarin ada yang mengeluh ke saya mereka pedagang mulai kurang pembeli sementara mereka punya pinjaman di bank. Langsung saat itu juga saya telepon kepala Bank BRI untuk minta kebijakan relaksasi agar dilonggarkan bagi yang punya hutang di bank,” lanjut Rusli.

Di tempat yang sama Bupati Gorontalo Neslon Pomalingo mengatakan dari 33 pasar di Kabupaten Gorontalo, pasar Kayubulanlah yang dipilih menjadi kawasan percontohan. Hal ini karena pasar kayubulan merupakan pasar besar yang ada di Kabupaten Gorontalo.

“Perlu kami sampaikan Pak Gubernur untuk waktu operasional pasar akan kami tambah. Jika yang biasa beroperasi satu hari maka kami jadikan dua hari, yang dua hari kami jadikan tiga hari. Ini untuk meratakan penyebaran penjual dan pembeli supaya tidak ada penumpukan,” ucap Nelson.

Selain pencanangan pasar, juga dilakukan pemasangan masker secara simbolis yang disaksikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, unsur forkopimda dan beberapa pimpinan OPD kabupaten dan provinsi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top