Ridwan Yasin Tanggapi Santai Laporan Robin Daud   - REPUBLIKPOS.COM
Gorontalo Utara

Ridwan Yasin Tanggapi Santai Laporan Robin Daud  

Republikpos, Gorut – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Ridwan Yasin angkat bicara soal dirinya yang baru-baru ini dilaporkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Infomasi Gorut, Robin Daud ke polisi. Dihadapan awak media, Ridwan menanggapi santai dan siap mengikuti proses hukum tersebut.

“Saya sudah berkonsultasi dengan penyidik terkait dengan laporan yang ditujukan kepada saya dan bukti-bukti juga sudah sementara dikumpulkan. Karena berita ini sudah di publish, maka ini berpotensi mencemarkan nama baik saya, makanya saya saat ini terus jalin komunikasi dengan penyidik,” ungkap Ridwan, selasa (17/12/2019) kemarin.

Sekda menuturkan awal mula permasalahan ini dimulai dengan perseteruan antara dirinya dan Robin Daud saat kegiatan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 27 November 2019 lalu yang membahasa tentang menuju Indonesia satu data.

Perdebatan muncul ketika dirinya tengah memberikan sambutan mewakili bupati. Ridwan mengaku, saat itu ia mempertanyakan kesiapan Gorut dalam rangka menuju Indonesia Satu Data.

“Saya bertanya kepada Kadis Kominfo sejauh mana persiapan kita dalam Indonesia satu data. Beliau menjawab sudah siap, saya lanjut bertanya kesiapan yang dimaksud itu, bahkan saya menanyakan anggaran sekarang, sekian yang disampaikan, sampai pada bandwidth, jaringan dan lain sebagainya,” jelas Ridwan.

Tentang program satu data tersebut, Ridwan kembali melontarkan pertanyaan, sudah berapa banyak jaringan data yang dipasang di Gorut, khususnya OPD-OPD dan yang bersangkutan menjawab sudah semua. Sementara saat itu, informasi yang diterima Ridwan baru empat OPD yang dipasang data, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, DPM-PTSP, Badan Keuangan, dan Bappeda.

Pertanyaan kembali Ridwan lontarkan, siapa yang bilang dan dijawab bahwa dirinya (Robin) yang bilang. Yang bersangkutan pun kata Ridwan sempat meminta dirinya agar dapat mengecek secara langsung. Namun, saat Ridwan menanyakan lagi soal lokasi pemasangannya, yang bersangkutan mengatakan itu rahasia.

Menanggapi hal itu, Ridwan pun meminta agar yang bersangkutan untuk keluar dan pergi ke ruangannya (Sekda). “Maksudnya saya sampaikan seperti itu, karena saya melihat yang bersangkutan sudah emosi tidak enak dilihat. Penjelasannya sebenarnya bisa juga disitu (di tempat kegiatan), tapi alangkah baiknya saya mengakhiri karena yang bersangkutan emosi,” jelas Ridwan.

Pewarta: Matris Salim

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top