BPJS Pohuwato Bakal Pindah Kantor, Ada Apa? - REPUBLIKPOS.COM
Pohuwato

BPJS Pohuwato Bakal Pindah Kantor, Ada Apa?

Republikpos, Pohuwato – Rapat gabungan komisi DPRD Pohuwato bersama pemerintah daerah dan BPJS menggelar rapat kerja Jumat (4/1/19) sore tadi. Nah, salah satu yang dibahas dalam rapat kerja tersebut menyangkut jarak kantor BPJS cabang Pohuwato yang dinilai terlalu jauh dari Rumah Sakit Bumi Panua.

Pasalnya, selama ini pihak rumah sakit merasa kewalahan ketika ada pasien yang mempertanyakan soal BPJS. Bahkan terkadang pihak rumah sakit yang menjadi sasaran pasien. Padahal kewajiban rumah sakit hanya memberikan pelayanan. Karena menyangkut BPJS, itu sudah berurusan dengan pihak BPJS.

“Kadang ketika diberikan penjelasan oleh dokter dan perawat hanya kami yang disalahkan. Padahal rumah sakit hanyalah mitra yang memberikan pelayanan,” ungkap Fendry Nur mewakili pihak Rumah Sakit Bumi Panua dalam rapat sore tadi.

Fendry pun menyarankan, harusnya kantor BPJS dekat dengan rumah sakit. Alasannya, untuk lebih memudahkan pelayanan kepada pasien yang ingin menanyakan soal BPJS. Dengan begitu, pasien tidak mesti bolak-balik ke Blok Plan yang pada akhirnya akan menjadi beban pasien soal biaya transportasi.

“Itu keluhan masyarakat, kan jauh. Coba bayangkan naik bentor pulang pergi. Karena memang harusnya pihak BPJS yang menjelaskan, bukan kita.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi agar ditahun 2019 ini kantor BPJS segera dipindahkan ke lokasi yang lebih dekat dengan rumah sakit. “Kalo soal jaringan sudah ada tower sendiri di rumah sakit,” kata Nasir.

Ketua Komisi III Beni Nento pun berharap, kantor BPJS cabang Pohuwato untuk pindah kantor agar lebih memudahkan pelayanan.

“Masyarakat yang kesulitan. Sudah tidak terbayar klaim, ditambah lagi biaya transportasi balik-balik ke kantor BPJS.

Dan memang harusnya dekat dengan rumah sakit agar ketika ada persoalan pihak BPJS bisa langsung memberikan penjelasan,” jelas Beni.

Menanggapi hal itu, Kepala BPJS cabang Pohuwato Reza Buyung Mohamad mengatakan bahwa, Blok Plan dipilih sebagai lokasi kantor karena tempatnya representatif baik itu wilayah, tempat parkir, kenyamanan menunggu, jaringan, dekat dengan lokasi pembayaran (bank) dan mudah di akses. “Oleh karena itu mengapa dari 2014 kami sampai dengan saat ini kami tetap berkantor di Blok Plan, semua untuk kemudahan peserta,” jelas Reza.

Tidak hanya itu, Blok Plan dipilih karena lokasinya begitu strategis dan mudah diketahui. “Dekat dengan kantor pemerintah daerah terutama dinas sosial dan dukcapil untuk peserta pbi apbd. Dan jarak ke rumah sakit tidak begitu jauh dari kantor saat ini dan representatif untuk mewakili sebuah kantor perwakilan di Kabupaten Pohuwato.

Yang tentunya untuk kenyamanan ruang kerja, luas penyimpanan berkas klaim rumah sakit dan puskesmas, kenyamanan peserta dalam menunggu dilayani, tersedia tempat parkir untuk kendaraan peserta, dan tidak menganggu arus lalu lintas sekitar kantor,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top