Budaya Tulis Harus Digalakan - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Budaya Tulis Harus Digalakan

REPUBLIKPOS (GORUT) – Pelestarian terhadap adat istiadat, budaya dan warisan sejarah diharapkan untuk dapat didokumentasikan dengan baik, olehnya diharapkan hal ini mendapatkan perhatian yang serius dari pihak pemerintah daerah melalui Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait untuk dapat mendokumentasikan setiap warisan budaya dan lainnya bukan hanya dalam bentuk foto namun juga dalam bentuk narasi atau dokumen tulisan.

Aleg Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yang juga pemerhati budaya, Harto Husain menjelaskan bahwa memang selama ini dokumentasi yang menegaskan peninggalan budaya maupun adat istiadat yang ada di Gorontalo kebanyakan hanya diwariskan dalam bentuk cerita. “Atau lebih dikenal dengan budaya tutur. Sementara untuk budaya tulis yang menegaskan cerita turun temurun tersebut jarang sekali terdokumentasikan dengan baik” ungkapnya.

Tentunya hal ini sangat disayangkan jika nantinya karya pendahulu peninggalan sejarah tersebut nantinya akan hilang dan hanya tinggal cerita yang pada akhirnya akan sulit ditelusuri lagi ketika tidak ada dokumentasi narasi yang memuat peninggalan sejarah, budaya serta adat istiadat yang ada terutama di Kabupaten Gorut.

“Seperti halnya ada peninggalan sejarah berupa situs Benteng Orange yang mungking sebagian besar sudah mengetahui bahwa benteng tersebut lokasinya ada di Kabupaten Gorut. Namun terkait dengan tulisan sejarah kapan benteng itu dibangun, pada zaman apa dibangun dan tulisan lainnya yang memperkuat keberadaan peninggalan sejarah tersebut hanya beredar melalui mulut ke mulut” kata Harto.

Begitu juga dengan keberadaan Benteng Mas yang ada di Desa Cisadane. Mungkin peninggalan ini sudah mulai terlupakan. “Bagaimana peninggalan-peninggalan sejarah tersebut dapat terus dilestarikan dan sejarahnya akan diketahui secara umum. Tentu harus ada dokumentasi yang memuat keberadaan situs-situs seperti itu” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, peninggalan sejarah seperti ini pasatinya memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan salah satu potensi daerah yang dapat mendatangkan PAD jika dikelola dengan baik.

“Olehnya proses dokumentasi sejarah harus segera dilaksanakan. Selain itu juga terhadap penataan peninggalan bersejarah lainnya yang mungkin berada di luar dari Gorut diharapkan untuk dapat didata juga” tegasnya.

Persoalan lainnya juga yang disampaikan oleh Harto yakni terhadap warisan budaya dan adat istiadat yang selama ini selalu dipraktekan dalam kegiatan tertentu juga harus dapat terdokumentasikan.

“Misalnya tarian, sejarah mengenai tarian tersebut dan makna serta hal lain yang menerangkannya diharapkan dapat terdokumentasikan secara naratif. Jika ini dapat dilakukan maka tentu kekayaan budaya dan peninggalan sejarah tidak akan hilang begitu saja dan dilupakan serta para generasi selanjutnya akan dengan mudah mempelajarinya” kata Harto.

Dan dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD terkait guna mendiskusikan hal ini kedepannya.

Penulis: Matris Salim

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top