Di Tolinggula, Bupati Indra Panen Durian Montong Bersama Warga - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Di Tolinggula, Bupati Indra Panen Durian Montong Bersama Warga

REPUBLIKPOS (GORUT) – Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, bersama sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Gorontalo Utara, Sabtu (20/10) menghadiri undangan warga masyarakat Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula pada acara Panen Durian Montong.

Setibanya di Desa Cempaka Putih, Bupati Indra didampingi Anggota DPRD Gorut dapil Tolinggula, dan Camat Tolinggula ini langsung meninjau sejumlah perkebunan warga khusus tanaman buah durian montong yang luasnya sekitar 12 Hekter tersebut.

Usai meninjau dan melakukan panen, Bupati Indra Yasin saat diwawancarai Humas dan awak media mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas panen durian montong yang ada di Desa Cempaka Putih. Bagaimana tidak, dari panen 2 minggu sebelumnya saja sudah ada sekitar 45 ton buah durian montong yang dihasilkan.

“Ya, memang waktu panennya sudah lewat 2 minggu. Akan tetapi hingga saat ini buah duriannya masih banyak juga yang dihasilkan. Nah, dari hasil panen 2 minggu yang lalu, ada sekitar 45 ton buah durian yang dikumpulkan dan siap dipasarkan ke sejumlah wilayah baik dalam provinsi maupun ke luar daerah seperti Surabaya, Jakarta, Manado, Palu hingga Makassar. Dan saya melihat ini benar-benar menjadi potensi yang sangat baik untuk terus dikembangkan oleh pemerintah daerah kedepan,” ungkap Bupati Indra Yasin.

Bupati pun melihat, selain potensi perkebunan durian, ada pula rambutan, mangga dan coklat kakao yang bisa menjadi potensi unggulan di desa Cempaka Putih ini. Sehingga, Bupati berharap potensi dan peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemudian menjadi modal yang sangat berharga baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakatnya.

“Saya berharap dengan buah tanaman perkebunan yang beraneka ragam ini masyarakat saya bisa sejahtera dan mampu meningkatkan pendapatan bagi warga sekitar Desa Cempaka Putih.

Sementara itu, Camat Tolinggula Rizal Yusuf Kune menambahkan durian montong yang ada di Desa Cempaka Putih rata-rata dijual perkilonya 23 ribu rupiah dengan berat minimal 3 sampai 12 kilo per-buahnya.

“Dari hasil penjualan durian ini sangat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Sehingganya, Setiap tahun dari pemerintah kecamatan ada penambahan bibit dari program dana desa kurang lebih 5.000 bibit tahun ini. Untuk tahun 2019 nanti direncanakan akan ada penambahan 10.000 bibit lagi yang akan diserahkan. Bagitu pula dari pihak provinsi sendiri juga menganggarkan 80.000 bibit. Untuk jenis durian yang ada di Desa Cempaka Putih ada 2 jenis yakni Kani dan Petruk yang lebih mahal dari durian montong matahari,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top