Peluang Kerja Luar Negeri, BP2MI: Semua Aman Jika Sesuai Mekanisme - REPUBLIKPOS.COM
News

Peluang Kerja Luar Negeri, BP2MI: Semua Aman Jika Sesuai Mekanisme

Republikpos.com, Gorontalo  – Sosialisasikan peluang kerja keluar negeri, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  sambangi Pimpinan Perguruan Tinggi swasta Universitas Gorontalo (UG).

Dihadapan para mahasiswa dilingkungan Kampus Perjuangan Universitas Gorontalo, BP2MI paparkan sejumlah potensi kerja diluar negeri, Senin (24/1).

Terkait sosialisasi ini akan menjadi kesempatan baik dan juga peluang untuk masyarakat dalam mendapat pekerjaan diluar negeri.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani, mengingatkan perbandingan akan pelamar dan lowongan kerja di dalam negeri relatif jauh berbeda. Bahkan, jumlah pelamar  yang jauh lebih tinggi dibandingkan lapangan pekerjaan.

Seperti dilansir dari Lensa Gorontalo.Id,  sosialisasi ini justru dianggap penting untuk merubah pola pikir publik yang cenderung negatif bahkan destruktif jika menilai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau istilah penyebutannya sudah di ganti dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Nah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus diyakini sebagai pahlawan devisa penyumbang 159,6 triliun kepada Negara, dan menjadi Pekerja Migran Indonesia harus Bangga, karena memiliki jasa besar terhadap Negara,” ucap Kepala BP2MI Benny.

Kata Benny, memang kita banyak melihat berbagai macam persoalan yang dihadapi oleh Tenaga Kerja Indonesia terkait peristiwa kekerasan fisik, kekerasan seksual, gaji yang tidak dibayar, para pelaut yang jenazahnya dilarungkan dilaut lepas, itu justru dialami oleh para pekerja-pekerja yang diberangkatkan secara tidak resmi.

“Padahal mereka yang berangkat secara resmi bekerja 2-3 tahun ketika kembali ke Indonesia dengan membawa tabungannya menjadi modal ekonomi, banyak menjadi orang sukses”, tegasnya. 

“Contohnya adalah Pak Erick Thohir, beliau itu mantan Pekerja Migran Indonesia yang saat ini menjadi Menteri BUMN,” tambahnya.

Lanjut Benny, bahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan orang-orang terhormat, orang-orang yang memiliki jasa devisa terhadap Negara bahkan banyak yang sukses.

“Seharusnya kesempatan bekerja diluar Negeri harus ditangkap, sepanjang mereka berangkat secara resmi, Negara menjamin bahkan mereka jauh dari peristiwa-periatiwa yang selama ini di angkat oleh media,” sambungnya.

Adapun Negara-negara penempatan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yakni Jepang, Korea, Hongkong, Singapore, Taiwan dan wilayah Timur Tengah.

Ditengah situasi saat ini yang sudah 2 Tahun Negara kita mengalami pandemi, angka pengangguran bertambah cukup tinggi maka bekerja di luar negeri menjadi solusi bagi anak-anak muda yang memiliki keterampilan.

“Peluang ini harus dimanfaatkan oleh generasi muda. Kami dari BP2MI selalu melakukan sosialisasi bahkan 2 hari yang lalu kami di Palu, kemarin kami di Makassar dan hari ini kami di Gorontalo, ” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top