Tahap II Vaksinasi Gorontalo Sasar Pelayan Publik dan Lansia - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Tahap II Vaksinasi Gorontalo Sasar Pelayan Publik dan Lansia

Foto: istimewa

Republikpos, Gorontalo – Tahap II, pelaksanaan vaksin Covid-19 di Provinsi Gorontalo telah dimulai pekan lalu.

Untuk tahap ini, Pemprov Gorontalo menerima 23.200 dosis vaksin Covid-19 dengan target sasaran 17 ribu pelayan publik hingga masyarakat lanjut usia (lansia).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman usai mengikuti rapat rutin koordinasi dan monitoring pelaksanaan vaksinasi covid19 secara virtual di ruang Huyula kantor gubernur, Senin (8/3/2021).

“Jadi vaksin yang sudah di distribusikan oleh pusat sejumlah 23.200 dosis diperuntukan bagi pelayan publik dan lansia,” ungkapnya.

dr. Yana menuturkan pada tahap kedua pemberian vaksin yang diperioritaskan bagi petugas pelayaan publik dan lansia.

Petunjuk awal dari Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi tahap II khusus bagi lansia hanya dilaksanakan di ibu kota provinsi saja, namun di dalam rapat koordinasi, Menteri  Kesehatan menyampaikan untuk kabupaten lainnya pun sudah bisa melaksanakan vaksin covid-19 kepada lansia.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan penyuntikan vaksin covid-19 pada tahap kedua ini ditargetkan selesai hingga bulan Mei dengan sasaran 17 ribu pelayan publik dan lansia.

“Kalau di pusat target tahap kedua ini sampai bulan Juni, kalau di Provinsi Gorontalo kita targetkan bulan Mei bisa diselesaikan vaksinasi untuk pelayan publik dan lansia. Karena saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk divaksin,” ungkap dr. Yana.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba mengatakan akan melakukan koordinasi dengan kabupaten kota untuk melaksanakan vaksin covid-19  secara masal agar capaian vaksinasi ini sesuai dengan harapan pemerintah, baik pusat dan daerah.

“Insyaallah kita bisa maksimalkan juga sama seperti tahap pertama,” imbuhnya.

Untuk diketahui kegiatan vaksinasi tahap I yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan pimpinan daerah mencapai 95 persen untuk dosis pertama. Kemudian penyuntikan dosis kedua sudah mencapai 75 persen.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top