Gubernur Gorontalo Minta Masyarakat Pohuwato Tingkatkan Kewaspadaan Terorisme - REPUBLIKPOS.COM
Pohuwato

Gubernur Gorontalo Minta Masyarakat Pohuwato Tingkatkan Kewaspadaan Terorisme

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada rapat Evaluasi Program Kerja tahun 2021 bersama jajaran Pemda Kabupaten Pohuwato, yang berlangsung di Aula Panua Kantor Bupati Pohuwato, Senin (15/2/2021). Salah satu yang ditekan gubernur adalah untuk segera mengaktifkan kembali, Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Republikpos, Pohuwato – Waspada terorisme, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta masyarakat Pohuwato agar meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu diungkapkan Rusli Habibie saat menghadiri rapat Evaluasi Program Kerja tahun 2021 bersama jajaran Pemda Kabupaten Pohuwato, yang berlangsung di Aula Panua Kantor Bupati Pohuwato, Senin (15/2/2021).

Menurutnya, salah satu caranya dengan mengaktifkan kembali, Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) merupakan langkah strategis yang bisa digalakkan masyarakat.

Ide Rusli ini bukan tanpa asalan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Densus 88 antiteror Polri menangkap 7 orang terduga teroris di Kabupaten Pohuwato.

“Kemarin saya kaget, kita semua kaget dengan pemberitaan ditemukannya 7 orang yang masih kerabat dekat teroris yang merupakan penduduk Marisa,” ujar Rusli Habibie.

“Saya ditelpon kiri kanan ditanyai, saya jawab sudah ditangani oleh pihak densus 88. Dan silahkan bertanya di sana karena saya takut menjawab, takutnya jawaban saya salah atau tidak pas,” lanjutnya.

Gubernur dua periode ini menambahkan, ditemukannya terduga teroris di Pohuwato cukup mencengangkan masyarakat luas.

Karena memang Provinsi Gorontalo pernah mendapatkan penghargaan pemerintah pusat khususnya dari Menkopolhukam terkait situasi daerahnya yang sangat kondusif dan aman.

“Saya berpikir pak Bupati, harus kita hidupkan lagi siskamling ini. Pak Kapolda juga pak Danrem sangat setuju, untuk membantu babinsa yang memang belum maksimal,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rusli mengatakan bayangkan Babinsa di Provinsi Gorontalo khususnya yang ada di desa-desa itu tidak mencapai 80 persen.

Ada satu Babinsa yang mengcover 2-3 desa yang seharusnya satu Babinsa satu desa, ini kenapa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Selain pengaktifan kembali siskamling, dalam Rapim tersebut Rusli juga berpesan APBD 2021 Pohuwato harus terus pro rakyat.

Terlebih di 2021 ini, Pohuwato akan dipimpin oleh Bupati yang baru, mengingat dua hari lagi Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga dan Wakil bupati Amin Haras akan menyelesaikan masa tugasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top