22 OPD Provinsi Gorontalo Tuntaskan Validasi Data Sektoral Semester Dua - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

22 OPD Provinsi Gorontalo Tuntaskan Validasi Data Sektoral Semester Dua

Suasana rapat rutin dan pelaporan walidata sektoral yang diikuti oleh 11 OPD Provinsi Gorontalo yang berlangsung di aula Kantor Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Gorontalo, Senin (25/1/2021). (Sumber Foto : Haris)

Republikpos, Gorontalo – Validasi data sektoral untuk semester dua tahun 2020 telah diselesaikan oleh 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo.

Hasil itu terungkap pada rapat rutin dan pelaporan oleh walidata atau penanggung jawab data sektoral yang berlangsung di aula Kantor Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo, Senin (25/1/2021).

“Alhamdulillah pada rapat rutin kali ini terjadi peningkatan data yang sudah divalidasi yang sebelumnya hanya 17 OPD menjadi 22 OPD,” ungkap Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfotik Proinsi Gorontalo, Fatmah Biki.

Fatmah menjelaskan, dengan bertambahnya jumlah OPD yang telah melakukan validasi data, juga turut mempengaruhi hasil evaluasi indikator data sektor. Dari sebelumnya hanya 1.831 indikator menjadi 1.955 indikator atau ketambahan 224 indikator.

“Kesepakatan kita bersama untuk batas akhir pelaporan data sektor semester dua tahun 2020 sampai bulan Februari 2021,” imbuhnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi kendala dalam membangun data sektor, Bidang Statistik Diskominfotik Provinsi Gorontalo akan melakukan upaya legalitas secara institusional. Seperti halnya untuk data-data pembangunan infrastruktur daerah yang dibangun melalui pembiayaan APBN, Bidang Statistik secara institusional akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja di antaranya Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi.

Sebelumnya Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Masran Rauf, dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu mengutarakan peran strategis walidata dalam membangun data yang berkualitas sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria yang berlaku. Masran menekankan pentingnya untuk memetakan dan menetapkan data sektoral dan data dasar untuk menghindari terjadinya tumpang tindih data.

Artikel Terkait  DLHK Provinsi Gorontalo Sosialisasikan Pengurangan Sampah Plastik.

“Data yang akurat, valid dan komprehensif sangat dibutuhkan dalam penyusunan perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan oleh pimpinan,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top