Bupati Nelson Apresiasi Mendagri Atas Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Aman - REPUBLIKPOS.COM
Kabgor

Bupati Nelson Apresiasi Mendagri Atas Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Aman

Republikpos, Limboto – Terkait pelaksanaan pilkada tahun 2020, Bupati Gorontalo, Prof Dr Ir H Nelson Pomalingo, MPd mengatakan, dirinya setuju dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahwa Pilkada Serentak 2020 berlangsung sukses.
Dia membenarkan pilkada telah berjalan lancar, tepat waktu, damai, tidak ada gejolak.
“Bahkan Covid-19 yang menjadi ketakutan kita tidak terjadi fase baru. Jadi, apa yang disampaikan Pak Tito di DPR itu betul,” ujar Nelson kepada awak media, Jumat (22/1/2020).
Menjelang pilkada, katanya, Mendagri terus mekakukan koordinasi. Bahkan pihaknya sebagai kepala daerah diminta mengalokasikan APBD untuk pesta demokrasi itu.
“Alhamdulillah, dengan begitu pilkada bisa sukses,” terangnya.
Menurutnya, pemerintah daerah, baik itu provinsi maupun kabupaten / kota berperan luar biasa dalam suksesnya Pilkada. Kesuksesan ini berkat adanya kolaborasi antara pemerintah nasional dengan pemerintah daerah.
“Kolaborasi ini secara vertikal antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dan secara horisontal antara pemerintah daerah dengan Forkopimda, TNI Polri, KPU, Bawaslu di tingkat daerah bahkan sampai tingkat desa yang telah menahan diri dan mengikuti aturan pemerintah,” paparnya.
Dia mensyukuri, Pilkada di Gorontalo tidak terjadi kenaikan Covid-19. Padahal melibatkan banyak orang. “Tapi banyak orang yang teratur itu yang benar. kadangkala sedikit orang tapi tidak teratur itu yang menyebabkan Covid-19,” pungkasnya.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2020 sebesar 76,09 persen atau mendekati target 77,5 persen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum. Atas tingkat partisipasi pemilih ini pun Indonesia mendapat pujian dari sejumlah pihak.
“Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah mencapai 76,09 persen, naik 7,03 persen dari pemilihan 2015 dengan jumlah 269 daerah yaitu 69,06 persen,” Tito Karnavian dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (20/1/2021).
“Ini saya kira cukup baik karena angka ini mendekati target dan melampaui partisipasi pemilih Pilkada 2015,” ucapnya.
Menurut Tito, apresiasi terhadap Indonesia atas keberhasilan Pemilu 2020 tersebut salah satunya datang dari Duta Besar Amerika Serikat yang bertemu pihaknya pada pekan lalu.
“Mereka menyampaikan selamat kepada Indonesia, karena selain tertib saat pemungutan suara, kampanye juga, voters turnout ini luar biasa bagi mereka. Mereka aja belum bisa mencapai itu. Dan itu pun masih banyak ekornya,” kata Tito.
Tito mengatakan angka partisipasi pemilih itu menjadi salah satu keberhasilan bangsa Indonesia. Dia membandingkan dengan Pemilu Amerika Serikat pada November 2020 dengan partisipasi pemilih sebesar 66,9 persen.
Menurut Tito, angka 66,9 persen itu merupakan partisipasi pemilih tertinggi di Pemilu AS selama 120 terakhir. Capaian tertinggi sebelumnya terjadi di Pemilu AS 1900 dengan angka partisipasi pemilih 73,9 persen.
Tito juga membandingkan dengan partisipasi pemilih di Pemilu Korea Selatan sebesar 66,2 persen. Dia menyebut angka itu juga merupakan yang tertinggi selama 28 tahun terakhir.
Jika dirinci, Tito melanjutkan, tingkat partisipasi pemilih untuk pemilihan gubernur sebesar 69,67 persen. Provinsi dengan tingkat partisipasi pemilih tinggi adalah Sulawesi Utara, Bengkulu, dan Kalimantan Utara. Adapun provinsi dengan tingkat partisipasi rendah adalah Kalimantan Tengah (59,98 persen), Sumatera Barat (61 persen), dan Kalimantan Selatan (65 persen).
Untuk tingkat kabupaten, Tito menyebut tingkat partisipasi pemilihnya 77,52 persen. Sedangkan tingkat partisipasi pemilih untuk pemilihan wali kota sebesar 69,04 persen.
Tito mengimbuhkan, Pilkada 2020 merupakan yang terbesar kedua, setelah Amerika Serikat, dari 96 pemilihan yang digelar berbagai negara di dunia sepanjang 2020. Dia berujar, potensi pemilih di Amerika Serikat sebanyak 200 juta, sedangkan potensi pemilih Pilkada 2020 di Indonesia banyak 100 juta.
“Dengan tingkat partisipasi 76 persen lebih, artinya hampir 77 juta pemilih yang hadir pada saat hari pemungutan suara se-Indonesia. Ini adalah election nomor dua terbesar di seluruh dunia,” ucap Tito Karnavian.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top