Plt Bupati Kabgor Imbau ASN Tolak Kampanye Bermuatan Fitnah dan Hoaks - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
alterntif text
Kabgor

Plt Bupati Kabgor Imbau ASN Tolak Kampanye Bermuatan Fitnah dan Hoaks

Republikpos, Limboto – Untuk menghindari keberpihakan dan menjamin terselenggaranya Pilkada yang bermartabat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersikap netral.

Hal itu ditekankan Pelaksana Tugas Bupati Kabupaten Gorontalo, Herman Walangadi saat menghadiri Dekralasi Netralisasi Aparatur Sipil Negara dan Tolak Politik Uang pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo Tahun 2020 yang diselenggarakan Bawaslu Kabgor di Gedung Dinar Grand Hall Limboto, Selasa (10/11/2020).

“Saya mengimbau kepada seluruh ASN di Kabupaten Gorontalo untuk menolak segala bentuk kampanye yang bermuatan fitnah dan ujaran kebencian yang bermuatan sara, serta berita bohong atau hoaks,” ujar Herman Walangadi.

Herman juga mengingatkan agar para ASN tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon tertentu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye. Baik berupa pertemuan, ajakan imbauan, seruan, atau pemberian barang kepada ASN dalam lingkungan unit kerjanya dan masyarakat.

“Sebaiknya ASN mendukung dan mendorong kampanye yang bermatabat dan beretika. Serta lebih mengedepankan kampanye yang di isi dengan narasi edukatif dan pendidikan politik,” ucapnya.

Saat ini kata Plt Bupati Herman, banyak peraturan yang mengatur tentang netralitas ASN termasuk sanksi bagi yang melanggar. Mulai dari sanksi ringan hingga berat yang berunjung pada pemberhentian dengan tidak hormat.

Dirinya pun mengapresiasi pelaksanaan deklarasi netralitas ASN yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

“Saya mengingatkan kepada jajaran ASN di Kabupaten Gorontalo agar di masa kampanye ini tetap berhati-hati dalam ucapan maupun tindakan. Saya mengajak seluruh ASN untuk menggunakan hak pilihnya secara demokratis demi terwujudnya pembagunan yang berkelanjutan dan terwujudnya pemerataan pembagunan serta kesejahteraan masyarakat di Kabgor,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin Akili menyampaikan deklarasi ini merupakan inisiatif dari Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

“Alhamdulilah mendapat dukungan yang baik dari pemerintah daerah karena berkaitan dengan keberlasungan demokrasi di Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

Wahyudin mengungkapkan, acara ini sengaja diselenggarakan tepat pada tanggal 10 November 2020 sekaligus memaknai semangat juang para pahlawan di Peringatan Hari Pahlawan.

“Maka dengan semangat, mari kita semua menciptakan Pilkada Kabupaten Gorontalo bermatabat dan berintergritas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wahyudin menuturkan, Pilkada tahun 2020 ini berbeda dengan Pilkada pada tahun sebelumnya, dimana masyarakat dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Pilkada menjadi hal yang biasa termasuk pelaksanaan kampanye. Walaupun dilakukan di pandemi ini menjadi goresan tinta sejarah,” Imbuhnya.

Oleh karena itu, Wahyudin mengajak kepada Penyelengara Pemilu, Pemerintah Daerah, ASN, TNI/Polri, Pasangan Calon sekaligus masyarakat untuk bersama-sama  menyukseskan Pilkada di Kabupaten Gorontalo walaupun di tengah pandemi Covid-19.

“Semoga tahapan-tahapan pemilu berjalan damai, tertib dan aman,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top