Atasi Dampak Covid-19 di Sektor Ketenagakerjaan, Ini Instruksi Wagub Idris - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Atasi Dampak Covid-19 di Sektor Ketenagakerjaan, Ini Instruksi Wagub Idris

Dr. H. Idris Rahim, MM (Wakil Gubernur Gorontalo) memberikan sambutan pada webinar Sinergi Penyelenggaraan Program Jamsostek di Era Pandemi Covid-19 di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2020). (Sumber Foto: Humas)

Republikpos, Gorontalo – Guna mencegah dan mengurangi dampak Covid-19 di sektor ketenagakerjaan, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk memastikan para pekerja di Gorontalo telah menerima manfaat dari bantuan stimulan pemerintah.

“Saya instruksikan seluruh pihak terkait untuk memastikan para pekerja di Provinsi Gorontalo yang masuk dalam kategori penerima Kartu Pra Kerja atau bantuan subsidi upah, telah menerima manfaat dari bantuan stimulan tersebut,” ujarnya saat mengikuti website seminar (webinar) dengan tema ‘Sinergi Penyelenggaraan Program Jamsostek di Era Pandemi Covid-19’, Rabu (23/9/2020).

Untuk sektor ketenagakerjaan kata Wagub Idris, pemerintah telah menetapkan enam kebijakan strategi dalam upaya mitigasi pandemi Covid-19. Salah satunya yakni paket stimulus ekonomi Jaring Pengaman Sosial di sektor ketenagakerjaan yang antara lain berupa Kartu Pra Kerja, bantuan subsidi upah atau BLT bagi pekerja, serta relaksasi kewajiban iuran perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi perusahaan hingga satu persen.

Idris juga mendorong seluruh pihak yang terkait dengan sektor ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja di masa pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 telah memberi dampak pada seluruh sektor kehidupan, termasuk sektor ketenagakerjaan. Banyak pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja, ada yang dirumahkan, bahkan ancaman hilangnya perlindungan jaminan sosial tenaga kerja akibat menurunnya iklim investasi dan tingkat produksi,” bebernya.

Mantan Sekda Provinsi Gorontalo itu mengajak seluruh pihak yang terkait dengan sektor ketenagakerjaan untuk bersinergi memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik pekerja formal, informal, aparatur desa, tenaga honorer, maupun Aparatur Sipil Negara. Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan memiliki manfaat yang besar bagi para pekerja di masa pandemi Covid-19.

“Kalau perlu kita rancang bersama dalam bentuk produk hukum yang memuat aturan teknis untuk memperluas cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar seluruh pekerja terlindungi jiwa raganya,” tutur Wagub Idris Rahim.

Turut memberikan sambutan pada webinar tersebut Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Toto Suharto. Sementara narasumber pada webinar itu masing-masing Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Hendra Elvian, Kepala Bidang Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Gorontalo, Amir Hadju, serta Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Gorontalo, Meyske Abdullah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top