Wagub Pimpin Rakor Sinkronisasi Data TORA - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Wagub Pimpin Rakor Sinkronisasi Data TORA

Suasana rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Gorontalo via konferensi video yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo dan didampingi Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Gorontalo. Wagub berada di ruang kerja Kantor Gubernuran, sementara peserta lainnya berada dilokasi masing-masing.  Untuk Narasumber, langsung dari Kementerian Pusat.  (Sumber Foto: Fikry)

Republikpos, Gorontalo – Guna menyinkronkan data potensi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Gorontalo kembali melaksanakan rapat koordinasi tingkat provinsi yang dibuka langsung Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim melalui konferensi video di ruang kerja Wagub, Selasa (9/6/2020).

“Rapat koordinasi ini sebelumnya sudah pernah dilaksanakan tahun lalu. Tujuannya selain untuk memberikan tugas-tugas dan fungsi untuk tim gugus tugas, juga untuk menyinkronkan dan mengkoordinasikan data potensi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Provinsi Gorontalo,” ungkap Wagub Idris.

Idris menambahkan, permasalahan reforma agraria biasanya terdapat pada penentuan obyek dan subyek tanah TORA, dimana potensi TORA di daerah masih terbatas. Namun, reforma agraria juga merupakan upaya penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah melalui penataan aset disertai penataan akses dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

“Ini kenapa rapat koordinasi seperti ini dilaksanakan. Karena untuk terselenggaranya reforma agraria di daerah, diperlukan keterlibatan seluruh sumber daya pemerintah secara optimal. Reforma agraria sendiri merupakan usaha penataan kembali struktur penguasaan pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, melalui penataan aset dan penataan akses,” paparnya.

Terkait pelaksanaan rakor tim GTRA, Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Gorontalo Wartomo mengutarakan bahwa, rakor tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas dari pelaksana reforma agraria di Gorontalo, memastikan penyediaan aturan dalam penataan aset dan penataan akses, fasilitasi pemberdayaan masyarakat, serta menyelesaikan sengketa reforma agraria.

“Ditengah-tengah situasi pandemi ini, banyak sekali tugas dan fungsi tim GTRA yang harus dilakukan. Salah satunya untuk menata hubungan kembali antara masyarakat dengan tanah, yang meliputi penguasaan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah. Serta untuk membangun sinergitas antara seluruh stakeholder yang terkait dengan reforma agraria di Provinsi Gorontalo,” papar Wartomo.

Peserta rakor reforma agraria ini terdiri dari internal BPN, OPD terkait, jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, tim GTRA Provinsi Gorontalo, pelaksana harian dan Satgas GTRA, kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, Kepala Bidang lingkup Kanwil BPN Provinsi Gorontalo, serta konsultan GTRA.

Untuk narasumber sendiri adalah Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang BPN RI, Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, serta jajaran Dirjen Kementerian Agraria.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top