Rusli Sebut Penutupan Akses Masuk Demi Melindungi Rakyat dari Corona - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Provinsi Gorontalo

Rusli Sebut Penutupan Akses Masuk Demi Melindungi Rakyat dari Corona

Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. (Gubernur Gorontalo) didampingi anggota DPR RI Komisi VIII Idah Syahidah, berbincang dengan salah satu penerima bantuan saat penyerahan 1000 paket bantuan bahan pokok di kantor Kecamatan kota Tengah Kota Gorontalo, Selasa (19/2020). (Sumber Foto: Humas)

Republikpos, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah, terlebih saat ini sedang berlangsung PSBB di Gorontalo. Hal itu disampaikan menyikapi masih menumpuknya masyarakat di sejumlah perbatasan yang ingin memaksa masuk ke Gorontalo menjelang hari raya Idulfitri.

Rusli menuturkan apa yang dilakukannya dengan menerapkan aturan secara tegas selama PSBB terutama pelarangan ke Gorontalo melalui seluruh pintu masuk adalah untuk melindungi rakyatnya juga.

“Dalam rangka memutus rantai COVID-19 ini, saya hanya berbuat untuk melindungi rakyat saya. Yang saya lakukan bersama teman teman bupati, walikota, TNI Polri, semata mata hanya untuk melindungi rakyat saya. Karena apa? Karena corona ini tidak mo dapa lia. Tidak tau dari siapa ke siapa dan tidak pilih kasih,” tegasnya dihadapan masyarakat saat menyerahkan 1000 paket bantuan bahan pokok di kantor Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, Selasa (19/5/2020).

Rusli mengungkapkan akibat dari ketegasannya untuk menerapkan aturan selama pandemi COVID-19 ini khususnya di perbatasan, ia malah mendapatkan cobaan.

”Kemarin saya itu keluar di TV One, dimaki-maki dan dimarah-marah oleh sekelompok orang karena saya perintahkan tutup. Saya sengaja buat seperti itu untuk melindungi warga saya dari penularan Corona,” ungkap Rusli.

Dirinya menyadari, meski mendapatkan berbagai cacian akibat ketegasan aturan yang dikeluarkan, ia tak akan pernah berhenti memberikan rasa aman kepada rakyatnya.

”Saya jadi gubernur dipilih oleh rakyat sampai 2022, saya harus berada di tengah-tengah rakyat untuk melindungi dan melayani rakyat. Saya katakan ke istri saya, ibaratnya kita punya anak sepuluh. Sepuluh orang anak ini ada yang nurut, ada yang tidak, ada yang pintar dan pura-pura pintar. Jadi masyarakat ini saya anggap sebagai anak, saya akan sabar, saya hadapi semua ini dengan tujuan untuk melindungi masyarakat Gorontalo dari virus corona ini,” tutur Rusli.

Mantan Bupati Gorut ini juga mengingatkan masyarakat yang memiliki keluarga di luar daerah, untuk menahan sementara keinginan berlebaran di Gorontalo.

“Perbatasan baik udara, laut, darat saya putuskan ditutup dan dijaga oleh TNI-Polri dan Satpol PP. Tolong ingatkan yah yang punya saudara di luar Gorontalo, jangan memaksa untuk pulang ke Gorontalo, kami akan cegat di jalan,” pungkas Rusli.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top