Temui BPH Migas, Gubernur Bahas BBM Subsidi - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Temui BPH Migas, Gubernur Bahas BBM Subsidi

Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. (Gubernur Gorontalo) saat menerima cenderamata dari Komite BPH Migas Hendry Ahmad usai menggelar pertemuan, Jumat (11/1/2020). Gubernur Rusli memaparkan tentang kotntrian pengisian BBM Bersubsidi yang sudah beberapa bulan terjadi di Gorontalo (Sumber Foto: Humas Provinsi Gorontalo)

Republikpos, Jakarta – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertandang ke kantor Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta, Jumat (11/1/2020) lalu. Kehadiran Gubernur Rusli diterima Komite BPH Migas Hendry Ahmad dan M. Ibnu Fajar.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Rusli menyampaikan tentang permasalahan lapangan dalam hal penyediaan dan penyaluran BBM bersubsidi di Gorontalo. Antrian kendaraan masih terus berlangsung khususnya untuk pengisian Jenis BBM Tertentu (JBT) atau solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau premium.

“Kami sampaikan kondisi kita di daerah. Pengawasan sudah kita perketat, polisi, TNI dan Satpol PP sudah kita kerahkan untuk merazia, tapi juga antrian tetap terus terjadi,” ujar Rusli.

Rusli menambahkan antrian panjang yang terjadi sangat berbahaya. Selain membuat kemacetan dan potensi kecelakaan, juga rentan kebakaran karena menggunakan jeriken atau kendaraan dengan tangki BBM yang sudah dimodifikasi.

Gubernur menyambut baik kerjasama tiga institusi yakni Kementrian ESDM, Polri dan Kemendagri untuk melakukan pengawasan BBM Bersubsidi di tingkat daerah. Rusli berharap kesepakatan itu bisa ditindaklanjuti hingga ke Kabupaten/Kota.

“Bahkan teman-teman Hiswasana Migas Gorontalo sudah mengusulkan ke saya agar tidak lagi menjual premium. Ini juga yang kita sampaikan untuk menjadi bahan pertimbangan,” paparnya.

Secara khusus, Gubernur Rusli mengundang pihak BPH Migas untuk datang ke Gorontalo. Undangan yang disanggupi Komite BPH Migas Hendry Ahmad yang berencana datang pekan depan.

Untuk diketahui, kuota BBM bersubsidi Jenis BBM Tertentu (JBT) atau Solar di Gorontalo tahun 2020 sebesar 34.994 kilo liter. Sementara untuk jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau premium sebesar 67.747 kilo liter.

Kuota premium tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2019, sementara untuk solar hanya naik sedikit dari tahun sebelumnya sebesar 32.585 kilo liter.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top