Bupati Pohuwato Bacakan Sambutan Presiden di HUT Korpri - REPUBLIKPOS.COM
Pohuwato

Bupati Pohuwato Bacakan Sambutan Presiden di HUT Korpri

Republikpos, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga menjadi Inspektur Upacara pada upacara HUT Korps Pegawai Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pohuwato, Jumat (29/11/2019) kemarin. Selain dihadiri Bupati, upacara ini juga diikuti oleh Forkopimda, serta seluruh ASN dan staf di lingkup Pemda Pohuwato.

Bupati Syarif saat membacakan sambutan seragam Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menyampaikan salam sekaligus apresiasi khusus kepada anggota Korpri yang bertugas di pelosok-pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan dan wilayah-wilayah terisolir.

“Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa, dan negara,” tutur Bupati.

Syarif mengatakan, saat ini kita berada di dunia yang berubah dengan cepat yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan.

“Saya mengajak seluruh anggota Korpri untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear, dan tidak ada lagi kerja rutinitas, birokrasi harus berubah, kita harus membangun nilai-niai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan,” paparnya.

Pada HUT Korpri kali ini, Bupati Syarif Mbuinga juga menyerahkan SK pensiun dan piagam penghargaan bagi ASN yang purnatugas kepada Kepala DP3AP2KB, Toni Mopangga dan Fatma Y. Mohammad salah satu ASN di BKD, serta santunan duka bagi ASN yang meninggal dunia yakni Almarhum Tahir Saleh salah satu tenaga pendidik di kecamatan buntulia dan Elfin Yantu, ASN di kantor camat buntulia. Santunan yang berjumlah Rp. 7,5 juta diterima masing-masing ASN yang pensiun serta santunan duka Rp. 24 juta diterima ahli waris.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top