Kendalikan Kerusakan Sumber Daya Alam, Pemda Dorong Ranperda Ini - REPUBLIKPOS.COM
Pohuwato

Kendalikan Kerusakan Sumber Daya Alam, Pemda Dorong Ranperda Ini

Republikpos, Pohuwato – Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras menghadiri Rapat Paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2019, di ruang sidang DPRD Pohuwato, Senin (18/11/2019) kemarin.

Saat ditemui awak media, Wabup Amin menyampaikan Pemda mengusulkan 4 Ranperda yakni satu rancangan skala prioritas dan tiga rancangan perda kumulatif terbuka yang merupakan instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah Kabupaten Pohuwato yang setiap tahun sebelum APBD pada tahun berjalan terlebih dahulu disahkan melalui paripurna DPRD yang kemudian ditetapkan dalam keputusan DPRD melalui program legislasi daerah atau Propemperda.

Wabup mengatakan, usul inisiatif pemda yang di dalamnya termasuk ranperda kumulatif terbuka yaitu, Ranperda tentang pedoman pembangunan sumber daya alam berkelanjutan berbasis pengelolaan bentang alam terintegrasi di Kabupaten Pohuwato. Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019. Ranperda tentang perubahan APBD Kabupaten Pohuwato tahun anggaran 2020. Ranperda tentang APBD Kabupaten Pohuwato tahun anggaran 2021.

Amin menjelaskan, ranperda tentang pedoman pembangunan sumber daya alam berkelanjutan berbasis pengelolaan bentang alam terintegrasi di Kabupaten Pohuwato, merupakan sebuah kerangka baru yang telah ditetapkan oleh negara-negara maju dalam mengelola sumber daya alamnya. Kerangka baru tersebut terbukti bisa menjawab masalah-masalah degradasi SDA. Namun, pendekatan bentang alam ini belum banyak dilakukan termasuk di Indonesia.

“Rencana peraturan daerah pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan berbasis pengelolaan bentang alam terintegrasi yang akan diusulkan oleh pemerintah merupakan salah satu kebijakan pemda Pohuwato untuk mengendalikan kerusakan sumber daya alam akibat sifat konsumtif manusia serta implementasi perencanaan dari tingkat desa yang belum memperhantikan kaedah kelestarian lingkungan,” ungkap Amin Haras.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top