Anak-anak Transmigrasi Sandalan Butuh Pendidikan Layak - REPUBLIKPOS.COM
Pohuwato

Anak-anak Transmigrasi Sandalan Butuh Pendidikan Layak

Republikpos, Pohuwato – Pendidikan menjadi salah satu persoalan yang terjadi di lokasi transmigrasi Desa Sandalan. Hal itu diungkapkan Basri, warga Sandalan yang juga menjadi guru SD kelas jauh, saat rapat antara pemerintah daerah dengan DPRD Pohuwato, Senin (11/11/2019) kemarin.

Basri mengungkapkan, ia merupakan salah satu guru SD di Sandalan yang sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah ataupun dinas terkait demi terpenuhinya pendidikan yang layak bagi anak–anak usia sekolah.

Dirinya mengaku mengajar siswa dari kelas satu hingga kelas enam, meskipun jumlah peserta didiknya sedikit ia berharap pemerintah daerah atau dinas terkait dalam hal ini dinas pendidikan untuk dapat menambah guru pengajar dan dapat memberikan bantuan buku serta ATK. Bahkan Basri berencana mengundurkan diri, jika permohon tersebut tidak dapat dipenuhi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rudi Daenunu mengatakan sekolah kelas jauh yang berada di UPT Sandalan masih wewenang transmigrasi. Terkait kebutuhan buku dan ATK, Rudi menyebut hal tersebut sudah masuk di dana bos sekolah induk.

“Dalam penempatan guru yang harus kita pahami bersama adalah ini masih wewenangnya di trasnmigrasi dan untuk ATK semua ada di dana BOS tapi di SD induk,” ungkap Rudi.

Rudi juga berharap kepada pak Basri untuk tidak mengundurkan diri, sebab saat ini Dinas Pendidikan masih mencari guru yang akan ditempatkan disana.

“Untuk pak basri mohon kiranya untuk tidak meninggalkan sekolah tersebut karena itu anak-anak kita,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Djoni Nento meminta Kadis Pendidikan menempatkan guru pegawai negeri di SD Sandalan serta menambahkan tunjungan kinerja daerah (TKD) agar mau mengajar di sekolah kelas jauh tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top