Sambut Oktobreast, Think Survive Makassar Gelar Sejumlah Kegiatan - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Sambut Oktobreast, Think Survive Makassar Gelar Sejumlah Kegiatan

alterntif text

Republikpos, Makassar – Yayasan Think Survive Makassar kembali menggelar rangkaian acara dalam menyambut bulan kanker payudara atau lebih dikenal dengan Oktobreast.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sejak 13 Oktober lalu, yaitu Car free day, Edukasi Awam (trivia class), Olahraga Yoga yang dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur, Sosialisasi Kanker di perkampungan kumuh bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Lies F Nurdin. Closing Ceremony kemudian dilaksanakan pada sabtu lalu, 26 Oktober 2019 di Mall Nipah Makassar.

Closing Ceremony dilakukan dengan menggelar dua talkshow, penyerahan penghargaan, dan flasmob. Pada salah satu talkshow, yang mengusung tema “Ikhlas menjalani hidup adalah bahagia yang sesungguhnya”, Psikolog Dra Evy Rakryani mengungkapkan ikhlas sama dengan kembali ke titik nol tetapi tidak sama dengan lemah. Pada talkshow yang dipandu relawan ThinkSurvive, Dr Citra Rosyaln Anwar ini, dijelaskan pula kunci menjadi ikhlas. Di hadapan ratusan peserta yang didominasi penderita kanker ini, Evy menyebutkan bahwa kunci ikhlas adalah memasrahkan segala sesuatunya pada Tuhan.

“Ketika pasrah sudah maksimal, saat itu pula pupus segala cemas. Kita menjadi lebih kuat. Karena urusan kita sudah diserahkan kepada sang maha berkehendak, biarlah dia yang mengatur, kita yang menjalani kehendaknya,” jelas alumnus Unpad Bandung ini.

Evy menyebutkan ketika terasuk rasa ikhlas, secara otomatis kita menjadi lebih bijaksana. Lebih mengenali diri sendiri. Lebih cerdas, lebih kreatif, dan pada gilirannya lebih produktif.

“Dalam kondisi ikhlas, otak memproduksi hormon serotonin dan endorphin yang menyebabkan seseorang merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Dalam zona ikhlas, bermunculanlah berbagai energi positif, rasa syukur, sabar, dan lebih fokus pada tujuan, kita tiba tiba merasa penuh tenaga,” tambahnya.

Ia berharap, pada penderita kanker mampu membuat pikiran-pikiran terjaga dan mampu berpikir makna hidup.

“Permasalahan dipikir sehingga menimbulkan perasaan yang makin down, nah rasa seperti ini keluarga harusnya dibantu untuk membangkitkan lagi,” paparnya.

Evy menjelaskan psikolog punya peran dan tanggungjawab supaya penderita cancer naik lagi, bangkit lagi dengan kekuatan yang masih dimiliki. Iklhas menjalani hidup adalah bahagia yang sesungguhnya.

“Apa yang bisa kita lakukan dengan sakit kita, ketika kita pertama kali didiagnosa, tentu rasa kita marah,sedih, depresi, di awal awal merasa seperti itu itu sangat wajar, jadi ketika pertama kali mendapat berita bahwa ibu- ibu diagnosa, itu masa badai, masa yang sulit, sangat penuh dengan gejolak, panik iya, lalu cari cari informasi, kanker itu seperti apa, semua informasi dikumpulkan, semua informasi dikumpulkan bahkan ada informasi yang berlawanan, baik keluarga maupun penderita itu merasakan kegalauan, sesudah kegalauan itu tinggi, pada akhirnya kita akan mereda secara perlahan,” tambahnya.

Ketua Think Survive Makassar, Nasiva Zoubair, S. Pi, menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka menjalankan visi misi dari Think Survive -cancer woman support group sebagai wadah informasi perempuan penyintas kanker dan utamanya pendampingan dan konseling pada perempuan pejuang kanker dengan HARAPAN untuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker, KENALI – HADAPI – NIKMATI.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top