Kapal Bantuan dari Kemenhub Tiba di Pelabuhan Kwandang - REPUBLIKPOS.COM
Gorontalo Utara

Kapal Bantuan dari Kemenhub Tiba di Pelabuhan Kwandang

Dr. Hi. Indra Yasin, SH, MH (Bupati Gorontalo Utara) saat meninjau Kapal KM Gandha Nusantara

Republikpos, Gorut – Kapal Antar Pulau, KM Gandha Nusantara resmi beroperasi dan diterima pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo Utara di Pelabuhan Kwandang, Sabtu (26/10/2019) kemarin. Kapal Motor (KM) Gandha Nusantara yang berkapasitas 95 orang ini, nantinya akan beroperasi di wilayah perairan Kabupaten Gorontalo Utara. Kehadiran kapal ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan berita acara penyerahan bantuan kapal antar pulau dari Kementerian Perhubungan RI kepada sejumlah pemerintah daerah awal Oktober lalu.

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI, Dirjen Perhubungan Laut, dan Komisaris Utama PT. PELNI Ali Mansyur Musa, yang telah mengawal bantuan kapal tersebut hingga berlabuh dengan selamat di Pelabuhan Kwandang.

“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo Utara, kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah pusat, melalui Pimpinan PT PELNI. Tentunya kapal ini sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat Gorut untuk memudahkan akses transportasi laut antar pulau. Dan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya, juga untuk memantau aktivitas pulau-pulau yang ada disini. Sebab seperti yang kita ketahui bersama bahwa Gorut memiliki 52 pulau dan berhadapan langsung dengan batas perairan negara tetangga. Tentu perlu mendapatkan perhatian serius kita semua untuk memantau pergerakan yang ada di Pulau wilayah Gorut,” papar Bupati Indra.

Indra berharap ke depan kapal ini bisa dioperasikan oleh tenaga ahli dibidang perkapalan, dan dimanfaatkan untuk menghubungkan masyarakat antar pulau seperti Pulau Ponelo dan Saronde.

Sementara itu, Komisaris Utama PT PELNI, Ali Mansyur Musa menjelaskan bahwa kapal KM Gandha Nusantara ini memiliki 3 akses fungsi pemanfaatannya.

“Pertama, Akses antar pulau dan bisa di manfaatkan oleh masyarakat layaknya KM Sabuk nusantara.  Kedua, untuk mendekatkan jarak antar pulau dan menghubungkan masyarakat. Serta yang Ketiga, sebagai wujud komitmen pemerintah pusat dalam membangun konektivitas antar warga negara. Sehingga, saya berharap agar kapal ini dapat dikelola dengan sebaik mungkin serta dijaga fasilitasnya agar tercipta rasa nyaman dan safety bagi para penumpangnya,” tutur Ali.

Kapal KM Gandha Nusantara ini sendiri merupakan tipe kapal penumpang cargo dengan tahun pembuatan  2019, asal kapal dari Samarinda dan bernilai 13,5 miliar per Unit.

Pewarta: Matris Salim

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top