Pemprov Bantu Petani Gagal Panen - REPUBLIKPOS.COM
Provinsi Gorontalo

Pemprov Bantu Petani Gagal Panen

Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. (Gubernur Gorontalo) didampingi istri Idah Syahidah (tengah) berfoto bersama masyarakat penerima bantuan berupa bantuan bibit Padi, Jagung dan Motor Bercoolbox pada pelaksanaan Bakti Sosial dan NKRI Peduli yang dilaksanakan di Kelurahan Kayubulan, Kec. Limboto, Kab.  Gorontalo, Senin, (14/10/2019).
alterntif text

Republikpos, Gorontalo – Para petani pemilik lahan seluas 359 hektar yang mengalami kerusakan akibat kekeringan di Kabupaten Gorontalo, mendapat bantuan benih padi dan jagung yang disalurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pertanian.

“Lewat APBD Provinsi Gorontalo bantuan yang diserahkan senilai Rp. 89 juta. Khusus untuk Kecamatan Limboto lahan yang rusak ada 160 Ha, dengan nilai Rp. 40 Juta,” ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge disela-sela kegiatan Bakti Sosial dan NKRI Peduli di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (14/10/2019).

Selanjutnya untuk kabupaten/kota lainnya yang melaporkan adanya lahan rusak, menurut Mulyadi selaku Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo akan ditinjau kembali apakah benar benar rusak akibat kekeringan atau ada hal lainnya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang hadir dan menyerahkan langsung bantuan tersebut menyampaikan seluruh bantuan yang diserahkan merupakan intruksi langsung dari Presiden. Ia pun mengharapkan, kegiatan bantuan seperti pasar murah dan NKRI peduli ini harusnya di ikuti oleh pemerintah Kabupaten/Kota tidak hanya Pemerintah Provinsi.

“Padahal dari dulu saya harapkan kegiatan pasar murah ini bisa di tiru oleh Bupati dan Walikota. Kan bagus, kita bersinergi untuk membantu rakyat. Ada yang SMS ke saya, Pak gub tolong pasar murah seperti ini jangan sampai dihentikan, dan saya pastikan hingga akhir masa jabatan saya 2022 pasar murah ini akan terus ada,” jelas Rusli.

Selain menyerahkan bantuan berupa benih padi, khusus Kabupaten Limboto juga diserahkan bantuan benih jagung untuk empat lahan yang terkena kekeringan seluas 5 Ha, dengan nilai Rp.3,7 juta.  Ada pula bantuan dari Dinas Pertanian berupa 16 unit motor bercoolbox senilai Rp. 325 juta

Pada pelaksanaan pasar murah tesebut, Pemprov juga menjual tujuh bahan pokok dengan harga murah. Semuanya cukup ditebus dengan harga Rp. 55.000,-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top