Begini Cara Nelson Menata Kota Limboto - REPUBLIKPOS.COM
Kabgor

Begini Cara Nelson Menata Kota Limboto

alterntif text

Republikpos, Limboto – Tidak hanya membangun infrastruktur di wilayah kecamatan maupun desa terjauh, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo juga serius merubah wajah baru Kabgor dengan menata kota Limboto menjadi kiblatnya Gorontalo.

Sejak tahun 2017, Bupati Nelson telah melakukan pembangunan Taman Budaya Limboto yang saat ini telah diperluas dengan pembangunan berbagai spot yang akan menjadi eko wisata di jantung kota Limboto.

Bahkan Taman Budaya Limboto tahun ini telah dilengkapi dengan indahnya pancaran air mancur. Menurut Nelson pembangunan tersebut akan berlanjut pada pekerjaan tahap tiga, yakni penataan jantung Kota Limboto termasuk pembangunan shoping center.

“Tadi saya mengecek pekerjaan lanjutan tahap dua taman budaya dan pekerjaan air mancur dan taman-taman termasuk bandayo poboide yang sementara diselesaikan,” ujar Bupati Nelson, Kamis, (10/10/2019) lalu.

“Saya juga melihat progres kedepan. Taman budaya ini tiga tahap membangun, tahap pertama tamannya, tahun ini air mancur dan rumah adat, dan tahap ketiga akan membangun taman pementasan dan taman permainan anak, foodcourt serta gedung kesenian musik polopalo,” tambahnya.

Bupati berharap dalam pembangunannya, ada kolaborasi di antara tahap pertama, kedua dan ketiga. “Mudah-mudahan taman budaya benar-benar selesai dan itu dinikmati oleh seluruh masyarakat,” tutur Nelson.

Nelson ingin taman budaya dan spot wisata lainnya di Kabupaten Gorontalo bisa dinikmati oleh semua kalangan. baik anak-anak maupun orang tua.

Bupati pun menjelaskan makna yang terkandung di dalam pembangunan Kota Limboto yang tak lepas dari falsafah adat Gorontalo yakni ‘Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah’.

“Ada dua gedung besar di lokasi ini selain kantor bupati, yakni masjid dan rumah adat. Sehingga Kota Limboto memiliki makna adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah,” ujarnya.

Selanjutnya, mantan Rektor UNG tersebut juga menjelaskan makna lain yang terkandung dalam wajah Kabupaten Gorontalo yang tidak lekang dari dunia pendidikan. Dimana Taman Budaya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai taman edukasi, dan juga kesenian.

“Sehingga mudah-mudahan tempat ini menjadi wadah kita semua mempertahankan budaya sambil menikmati seni dan pendidikan di dalamnya,” imbuh Nelson.

Ia juga berharap wajah baru Kabupaten Gorontalo bukan hanya terlihat di Limboto, tetapi juga di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Meskipun begitu, tekad Nelson menjadikan Limboto sebagai jantungnya Kabupaten Gorontalo dan kiblatnya Gorontalo dapat segera dituntaskan.

“Saya ingin segitiga wisata kita yang pertama adalah pentadio resort, kedua taman budaya dan yang ketiga Huludu Lipu bisa menjadi spot wisata unggulan di Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.

Nelson juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan merawat apa yang sudah dibuat. Tak hanya itu, yang paling utama untuk selalu mendukung apa yang selalu dibuat oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top