Pemda Kabgor Tepis Tudingan Jual Beli Air Bersih di Boliyohuto - REPUBLIKPOS.COM
Kabgor

Pemda Kabgor Tepis Tudingan Jual Beli Air Bersih di Boliyohuto

Republikpos, Limboto – Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Gorontalo, membuat warga mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Seperti yang dialami Warga di Kecamatan Boliyohuto, mereka terpaksa harus membeli air bersih kepada pengusaha.

Menyiasati permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berupaya memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat yang membutuhan air bersih. Bupati Nelson Pomalingo bahkan telah memerintahkan jajarannya untuk memberikan bantuan air bersih setiap harinya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Terkait adanya warga yang rela membeli air bersih, Nelson mengatakan jika yang menjual air tersebut hanyalah pengusaha dan bukan jajarannya yang ditugaskan untuk memberikan pelayanan.

“Kalaupun ada yang menjual air, itu adalah pengusaha. kalau ingin menyoroti berikan data yang benar, supaya kami pemerintah juga menanganinya dengan baik,” ujar Nelson menanggapi sorontan dewan terhadap jual beli air di Boliyohuto.

Nelson menambahkan, dalam memberikan pelayanan air bersih, pihaknya memerintahkan dinas sosial, BPBD, PDAM Kabupaten Gorontalo serta meminta balai wilayah sungai dan watercanon dari pihak kepolisian.

Sementara itu Farid Taha dari BPBD Kabgor mengatakan, pelayanan air bersih kepada masyarakat kabupaten Gorontalo saat ini dibagi sesuai zonasi.

“Pelayanan air bersih Kita sesuai jadwal antara BPBD, Dinas sosial, PDAM dan dari kepolisian juga,” ucap Farid.

Farid menambahkan, untuk pelayanan air bersih pihaknya baru berhenti bila dalam satu desa yang terkena dampak telah merasa cukup dengan pelayanan air yang diberikan.

“Kalau sudah tidak ada yang membutuhkan, baru kami berhenti. Biasanya tengah malam baru kami berhenti memberikan pelayanan,” tambahnya.

Dari 19 kecamatan di kabupaten Gorontalo, Farid menyebut ada 17 kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Sehingga pihaknya setiap hari melakukan pelayanan air bersih hingga mencapai 10 kali.

Pelaksana Tugas Direktur PDAM Kabgor Moh. Erwan Tone membenarkan bahwa yang menjual air bersih tersebut adalah pengusaha dan bukan PDAM atau petugas yang diperintahkan untuk memberikan layanan air bersih.

“Pembelian air bersih ini dilakukan oleh pihak swasta yang mengambil air di Lokasi PDAMnya Boalemo yang kemudian dijual kepada masyarakat di desa parungi,” ungkapnya.

Erwan menuturkan saat ini tidak ada pelanggan PDAM Boaliyohuto yang mengeluhkan air bersih. “Khusus Parungi itu belum dialiri pipa PDAM. Kondisi yang ada di Doniyohu dan Boliyohuto itu, pelanggan PDAM Tidak ada masalah. Jadi kami menyampaikan kalau ada yang membutuhkan air bisa datang langsung ke Doniyohu,” tuturnya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top