Pohuwato Tuan Rumah Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital Tingkat Provinsi Gorontalo - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Pohuwato

Pohuwato Tuan Rumah Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital Tingkat Provinsi Gorontalo

Republikpos, Pohuwato – Wakil Bupati Amin Haras memimpin rapat Pembentukan Panitia Kabupaten sekaligus persiapan Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital di  Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (27/8/2019) kemarin. Turut hadir dalam rapat ini Sekda Djoni Nento dan Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ratnawati Tulie.

Sebelumnnya, Kabupaten Pohuwato terpilih menjadi tuan rumah pada kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo. Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo ini rencananya dilaksanakan pada 5 September 2019 yang akan dihadiri Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

Penunjukan ini disambut baik oleh Wabup Amin Haras. Menurutnya, pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, dimana Provinsi mempercayakan Pohuwato sebagai pusat Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo. Wabup meminta semua pihak yang hadir dalam rapat tersebut untuk melakukan persiapan sebagik mungkin sebagai tuan rumah sekaligus menyambut kedatangan Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh di Kabupaten Pohuwato.

Amin berharap, mengingat waktu yang semakin dekat persiapan ini bisa menjadi perhatian, sebab kegiatan ini level provinsi maka diminta pihak Dukcapil terus melakukan koordinasi dan komunikasi ke Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi sehingga kegiatan ini sukses terlaksana.

Sementara itu Kadis Dukcapil Ratnawati Tulie menjelaskan, dipilihnya pohuwato karena sesuai penilaian Dinas PMD dan Dukapil bahwa daerah ujung barat provinsi khususnya dari segi pelayanan KTP Elektronik sudah tuntas 100 persen pada 2018.

Namun kata Ratnawati, untuk tahun 2019 ini ada penambahan pemula sekitar 2 ribuan lebih dan itu telah dilakukan perekaman sampai ke kecamatan-kecamatan. Ditergetkan Januari 2020 telah tuntas semuanya.

“Setelah dievaluasi oleh provinsi seluruh Adminduk yang hampir tuntas itu adalah pohuwato, sehingganya pohuwato yang ditunjuk. Kemudian hal lain yang menjadi pertimbangan yakni posisi akta kelahiran dari 0-18 tahun tinggal 1800 jiwa dari jumlah 40 ribu sekian.” ungkapnya.

Ratnawati menambahkan, Go Digital ini adalah pelaksanaan pencetakan akta kelahiran online. Jadi kalau istrinya melahirkan jelas penambahan anak dalam status keluarga tersebut, bisa langsung mengirim dokumen secara online ke Dukcapil. Saat itu ketika diverifikasi berkasnya memenuhi syarat, maka bapak atau suami tersebut boleh mencetak langsung melalui HP Android bapak sendiri untuk mempercepat prosesnya, dan penambahan pendudukan itu langsung terkoneksi ke Pusat. Jadi, setiap harinya bisa dilihat berapa penambahan penduduk atau yang melahirkan. Dengan hadirnya Go Digital ini dapat diketahui penambahan penduduk di tiap-tiap daerah.

alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top