Bupati Gorut: Butuh Peran Aktif Semua Pihak Cegah Peredaran Narkoba - REPUBLIKPOS.COM
Gorontalo Utara

Bupati Gorut: Butuh Peran Aktif Semua Pihak Cegah Peredaran Narkoba

alterntif text

Republikpos, Gorut – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin mengajak orangtua murid untuk lebih memperhatikan anaknya, baik sejak berangkat sekolah hingga tiba dari sekolah. “Saya minta semua anak sekolah diperiksa tasnya, jangan sampai di tasnya tersimpan permen, lem, dan barang-barang lain yang bersifat narkoba,” ujar Indra usai membuka Workshop Pengembang Kapasitas Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan Pemerintah Daerah Gorut, Jumat (16/8/2019).

Bupati mengatakan, pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah terus berupaya melindungi generasi penerus dari bahaya narkoba. Ia pun meminta masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah peredaran narkoba dilingkungan masing-masing. Bahkan Indra berencana dalam waktu dekat ini akan bertemu langsung dengan para kepala sekolah, guru-guru, serta orangtua siswa terkait pencegahan narkoba tersebut.

“Saya ingin ketemu dengan seluruh kepala sekolah, guru, termasuk orangtua murid. Karena kita melakukan pencegahan mulai dari bawah. Jangan sampai dampak narkoba ini menjangkit. Jadi, sebelum mengakar harus kita pangkas,” tegas Indra.

Bupati juga telah mengistruksikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gorut agar segera mengeluarkan surat edaran terkait operasi tas para siswa-siswi.

“Kepala dinas juga harus menurunkan surat edaran kepada kepala sekolah tentang operasi tas siswa-siswi, sebab anak-anak ini sudah pintar menyembunyikan, makanya saya minta orangtua, guru, kepala sekolah harus lebih jeli lagi mencegah itu,” ungkapnya.

Indra menambahkan, usia anak sekolah sangat rentan dengan bahaya narkoba, maka dari itu ia berharap seluruh komponen, baik masyarakat sipil, ASN, hingga aparatur di lembaga lainnya untuk berperan aktif melindungi mereka.

“Bukan berarti orang dewasa juga tidak. Nah, ini bisa saja disebabkan oleh masa sekolahnya yang jarang diperhatikan oleh orangtuanya. Ini instruksi keras, bukan saja bagi anak sekolah dan masyarakat, melainkan bagi ASN dan aparatur lainnya, entah itu PTT atau GTT,” paparnya.

Pewarta: Matris Salim

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top