Pemprov Gorontalo Bangun Kerjasama Bidang Pariwisata Dengan Jawa Barat - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Provinsi Gorontalo

Pemprov Gorontalo Bangun Kerjasama Bidang Pariwisata Dengan Jawa Barat

Republikpos, Jakarta – Pelaksana tugas Badan Penghubung Gorontalo Deswinarta Sidiki mengatakan Provinsi Gorontalo akan membangun bekerjasama dengan Provinsi Jawa Barat dalam bidang pengembangan pariwisata. Hal tersebut terungkap saat Badan Penghubung Provinsi Gorontalo (BPPG) menggelar talkshow bertemakan “Peluang dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Gorontalo in Pasundan” yang digelar di kantor Badan penghubung provinsi Gorontalo (BPPG) Jakarta, Jumat(16/8/2019).

Deswinarta menyampaikan selain menghadirkan perwakilan Badan Penghubung Provinsi Jawa Barat, talkshow ini juga menghadirkan akademisi dan pemerhati pariwisata. Menurut Deswinarta, Gorontalo dan Jawa Barat memiliki tantangan yang berbeda dalam pengembangan pariwisata, namun kita berkomitmen untuk bekerjasama dan berkolaborasi.

Diana Ramadiany Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Barat menyambut baik diskusi tersebut. Diana berharap kedua daerah bisa menjalin kerjasama untuk pengembangan dan mempromosikan pariwisata.

“Koordinasi dan kerjasama itu mudah tapi realisasi kadang susah, ini yang harus kita benahi. Ada program khusus mengenai pariwisata di TMII dan anjungan daerah di TMII harus mengikuti agenda mereka, seperti pameran dan lainnya. Mempromosikan destinasi wisata yang belum diketahui itu yang harusnya jadi fokus utama,” ungkap Diana.

Semetara itu, dalam diskusi tersebut para akademisi dan pemerhati pariwisata mengungkapkan begitu banyak potensi wisata yang layak untuk dikembangkan. Di Gorontalo misalnya beberapa tempat wisata yang sudah dikenal seperti Benteng Otanaha, Desa Wisata Religi Bubohu, Pantai Olele, Saronde Island, Pulo Cinta, Pemandian air panas Lombongo dan yang lainnya. Namun yang menjadi kendala adalah untuk menarik wisatawan lokal saja masih belum maksimal apalagi wisatawan dari mancanegara.

Dalam diskusi ini juga disimpulkan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata, serta serta masyarakat memiliki tantangan yang besar dalam mempromosikan dan mengenalkan potensi-potensi wisata ke dunia luar. Selain itu, pengembangan wisata di daerah sering terkendala infrastruktur, sistem informasi, sumber daya manusia, Ketergantungan investasi asing, menetapkan objek wisata sesuai budaya yang bermanfaat serta berita negatif dan masalah lingkungan hidup.

Pewarta: Rais Kamali

alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top