Rektor UMGo Buka Workshop Pendampingan dan Percepatan Akreditasi Jurnal Elektronik - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Rektor UMGo Buka Workshop Pendampingan dan Percepatan Akreditasi Jurnal Elektronik

Republikpos, Gorontalo – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo membuka secara resmi Workshop Pendampingan dan percepatan akreditasi jurnal elektronik yang diselenggarakan oleh kementerian ristekdikti bekerjasama dengan Relawan Jurnal Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Workshop yang telah berlangsung dari tanggal 10 hingga 12 Juli 2019 di hotel Damhil UNG ini, diikuti oleh para pengelola jurnal elektronik dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Gorontalo termasuk dari Provinsi Sulut dan sulteng. Turut hadir kasubdit evaluasi & fasilitasi kekayaan intelektual Kemenristekdikti dan Kasi Jurnal Ilmiah Nasional Kemenristekdikti.

Dalam sambutannya Rektor UMGo, Muhammad Isman Jusuf mengucapkan terima kasih kepada kementerian Ristekdikti yang telah memberikan kepercayaan kepada UMGo sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan workshop.

Di usianya yang baru 11 tahun ini, UMGo berupaya meningkatkan kinerja riset kampus. Apalagi visi rektor saat ini adalah menjadikan UMGo sebagai kampus riset, mandiri dan berkarakter.

“Sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan diantaranya menata struktur kelembagaan dengan membentuk Wakil Rektor bidang riset, pengembangan dan kerjasama, membuat Rencana Induk Pengembangan Riset kampus, memberikan reward kepada dosen yang mempublikasikan hasil risetnya di jurnal terindeks scopus, membiayai diseminasi hasil riset dosen di seminar nasional dan internasional serta berupaya meningkatkan anggaran riset sesuai standar nasional yaitu 10% dari total RAB kampus,” ungkap Rektor.

Menurut Rektor, upaya ini telah meningkatkan peringkat bidang riset UMGo dari peringkat ke 500 dari 4000 perguruan tinggi se Indonesia di tahun 2017, menjadi peringkat 250 nasional di tahun 2018. Diharapkan UMGo bisa memperbaiki peringkatnya di tahun 2019 ini sehingga target menjadi Perguruan Tinggi Riset klaster madya di tahun 2020 dapat terwujud. Olehnya dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas seluruh civitas kampus dengan stakeholder terkait.

Pewarta: Widya Rizky

alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top