Ini Filosofi Lebaran Ketupat Menurut Rektor UMGo - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Ini Filosofi Lebaran Ketupat Menurut Rektor UMGo

Republikpos, Gorontalo – Rekor UM Go DR. Dr. H. Muhammad Isman Jusuf mengungkapkan bahwa lebaran ketupat merupakan tradisi masyarakat Jawa Tondano yang telah menjadi bagian dari budaya Gorontalo di setiap idul fitri.

“Ketupat sendiri secara filosofi adalah singkatan dari “Laku Papat” yaitu empat tindakan yang dilakukan saat idul fitri. Empat tindakan itu adalah Lebaran, Luberan, Leburan, dan Laburan,” urai Isman.

Isman menjabarkan, lebaran memiliki makna pintu ampunan yang terbuka lebar. Luberan memiliki makna untuk menyedakahkan harta yang meluber kepada orang yang membutuhkan. Leburan memiliki makna  semua dosa dan kesalahan akan melebur karena saling memaafkan satu sama lain. Laburan bermakna agar manusia selalu menjaga kesucian, baik secara lahir maupun batin, antara sesama manusia.

Lebaran ketupat merupakan tradisi yang ternyata penuh akan sarat dan nilai-nilai  islami. “Empat perilaku yang tergambar dalam ketupat seharusnya dihayati dan diamalkan oleh umat islam yang merayakan ketupat, terlebih lagi oleh masyarakat Gorontalo yang menjunjung falsafah “adat bersendi syara, syara bersendi kitabullah,” ujar Isman.

Pewarta: Widya Rizky

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top