Pemkab Gorontalo Gandeng Bank SulutGo Kelola Keuangan PDAM - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Kabgor

Pemkab Gorontalo Gandeng Bank SulutGo Kelola Keuangan PDAM

Republikpos, Limboto – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan kerjasama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Sulutgo) terkait kerjasama pembiayaan, penempatan dana dan pembayaran rekening (Elektronik Penerimaan Pembayaran) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dengan pihak Bank Sulutgo yang diwakili oleh Direktur Pemasaran Mahmud Turis di Hotel Aston Manado, Rabu (29/5/2019).

Turut hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut, Direktur Utama Bank SulutGo Jefry A.M. Denddeng, Komisaris Utama Sani Perengkuan, para Pimpinan Divisi di lingkungan Kantor Pusat Bank SulutGo dan Direktur Bank SulutGo Cabang Limboto Yusuf Husain. Dari pihak pemda Kabupaten Gorontalo tampak hadir Plt. Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo Ahmad Lihu, kepala bagian kerjasama Global Sri Dewi Nani, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway serta sejumlah Pimpinan OPD Terkait.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, pemerintah Kabupaten Gorontalo merupakan pemegang saham terbesar ketiga di Provinsi Gorontalo. Ia menambahkan, berbagai kerjasama dilaksanakan antara lain sistem penggaji ASN semua lewat Bank SulutGo.

“Kita sekarang sudah non tunai, jadi semua penggajian ada di bank sulutgo, pajak dan sebagainya termasuk kerjasama hari ini dikembangkan lagi yaitu Dana PDAM,” ungkap Nelson.

Menurut Nelson, kerjasama ini dilakukan karena jumlah pelanggan PDAM Kabupaten Gorontalo terus naik dan bertambah. “Kami dari pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo, selama tiga tahun terakhir sudah kurang lebih 20 Miliar diberikan kepada PDAM,” ujar Nelson.

Melalui kerjasama ini, Pemda berharap pengelolaan keuangan PDAM lebih baik lagi. Sehingga PDAM tidak sekedar melayani masyarakat secara sosial, tapi juga harus menjadi bagian dari peningkatan Pendapatan asli daerah (PAD).

“PAD bisa dilakukan dengan baik kalau sistem pengelolaan keuangannya baik.  kita bersyukur bahwa PDAM Kabupaten Gorontalo pengelolaannya sudah sehat, apalagi hari ini didukung juga oleh bank SulutGo untuk lebih baik lagi,” harap Nelson.

Penyertaan modal pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk PDAM terus meningkat. Tahun 2019 sebesar 10 Milyar, tahun yang lalu 8 Miliar, tahun sebelumnya 4 miliar.

“Rencana kita tahun depan dapat 20 miliar. Mengingat, pertama jumlah penduduknya terbesar. Kedua, jumlah developer paling banyak di Kabupaten Gorontalo karena sebagai daerah penyangga Kota Gorontalo dan ketiga, Kita punya kawasan industri yang membutuhkan air,“ jelas Nelson.

Industri dan investasi di Kabupaten Gorontalo terus naik, waktu awal saya jadi bupati hanya 150 Miliar dan tahun lalu 1,8 Triliun dan target tahun ini 2 Triliun. “Nah, investasi ini butuh air, maka PDAM harus dikembangkan dengan baik,“ tutup Nelson.

Sementara itu, Direktur bank Sulutgo (BSG) Jefry A.M. Denddeng menyampaikan bahwa kerjasama yang dibangun selama ini merupakan bentuk  kepercayaan pemerintah Kabupaten Gorontalo yang diberikan kepada Bank Sulutgo.

Menurut Jefry, tantangan yang diberikan ini merupakan satu hal yang harus dijawab oleh jajaran Bank SulutGo untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya khususnya PDAM Kabupaten Gorontalo yang telah menjalin Kerjasama.

“Mudah-mudahan kerjasama kita berlanjut dengan baik dan terima kasih pada Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang senantiasa mendukung Bank SulutGo. Mudah-mudahan dengan kerjasama ini pula Bank SulutGo akan lebih maju terutama memberikan kontribusi didalam pembangunan daerah, baik di provinsi Gorontalo maupun di Provinsi Sulawesi Utara dan lebih khusus pemerintah Kabupaten Gorontalo,” tutupnya.

Pewarta: Widya Rizky

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top