Kota Peradaban dan Kota Pendidikan Kian Terwujud Bukti Pendidikan di Kabgor Meningkat - REPUBLIKPOS.COM
Kabgor

Kota Peradaban dan Kota Pendidikan Kian Terwujud Bukti Pendidikan di Kabgor Meningkat

alterntif text

Republikpos, Limboto – Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengakui, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir Khusus untuk sektor pendidikan dasar dan menengah mengalami peningkatan pesat.

Ini terbukti dan dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya peningkatan angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM).

“Bahkan, putus sekolah juga terus turun, lama sekolah juga terus naik, dari 6,9% sekarang 9,%. Jadi yang tadinya rata-rata hanya sampe kelas 1 SMP sekarang sudah bisa mencapai kelas 1 SMA. Harapan saya, dapat pendidikan yang universal yaitu sampai tingkat SLTA,” terang Nelson saat diwawancarai usai menjadi inspektur upacara pada upacara Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2019 di Halaman Kantor Bupati, Kamis (2/5/2019).

 

Ditinjau dari sisi anggaran, Nelson memaparkan Pendidikan di Kabupaten Gorontalo terus naik. Sekarang 27%. Jadi, melewati UU, batas aturan yang ada 20%.

Lanjut Nelson, Pemkab Gorontalo juga terus membangun sistem pendidikan, yakni yang disebut Full Day School.

“Sejak saya menjadi Bupati, ini dalam rangka mendidik karakter, bangun pagi sekaligus memberi ruang pada anak-anak belajar tentang karakter,” tukas Nelson

Selain itu juga, orang nomor satu di Kabupaten itu menyampaikan, bahwa melalui pendidikan pinggiran,kita terus mendorong terutama melalui dana desa dalam rangka membiayai pendidikan khsususnya TK dan PAUD.

“Kita juga berharap para guru terus ditingkatkan, alhamdulillah, 2 tahun terakhir para guru diberikan beasiswa untuk study. Kemudian juga, harapan kami generasi bagi para guru meningkatkan kualifikasinya dan tidak hanya kualifikasinya tapi profesionalisme dalam rangka menggunakan digitalisasi di bidang pendidikan,” kata Nelson.

Sementara itu khusus dibidang budaya, Nelson menuturkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mencanangkan Desa konservasi budaya yakni Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru. Kedua, Pemkab Gorontalo membangun taman budaya dan ketiga, melalui pendidikan dan kebudayaan yang ada ditingkat sekolah terus didorong dengan melaksanakan festival kuliner.

Ia juga membeberkan, ditingkat nasional melalui menteri mulai tahun depan, titik  terbanyak pembangunan indonesia adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu, saya mohon dengan sangat, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggunakan peluang ini dengan baik.

“Artinya apa, mengusulkan berbagai hal dengan pengembangan SDM termasuk juga untuk para aparatur kita,” harap Nelson Lagi.

Terakhir, Nelson berharap apa yang dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun ini, Insya Allah Madinatul Ilmi, Kota ilmu yang telah dicanangkan bersama benar-benar terwujud di Kabupaten Gorontalo.

“Kita tahu bersama, pendidikan SD, SMP, SMK termasuk perguruan tinggi. 3 tahun terakhir, selain kita punya UG, Umgo dan IAIN, Alhamdulillah kita telah melahirkan Universitas NU dan tahun ini didaerah ini menjadi tempat pembangunan Poltekes dan sekarang ini mendorong pembangunan Politani sehingga Kabupaten Gorontalo secara bertahap menjadi kota peradaban dan kota pendidikan yang ada di Provinsi Gorontalo,” tandas Nelson.

Sebelumnya, pada upacara itu Bupati Nelson membacakan amanat menteri pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy. Upacara turut dihadiri Kepala kejaksaan negeri Limboto Dr. Spriyanto, Ketua DPDR Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu, Sekda Ir Hadijah U Tayeb, Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat serta Peserta ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Pewarta: Widya Rizky

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top