Mantap! Program Rumah Gratis Pohuwato Masuk Final PPD 2019 - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Pohuwato

Mantap! Program Rumah Gratis Pohuwato Masuk Final PPD 2019

Republikpos, Pohuwato – Berbagai inovasi yang dilakukan oleh Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga pada periode kedua mampu mengharumkan nama Pohuwato di ajang nasional, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Setelah berhasil mendapatkan predikat terbaik se Provinsi Gorontalo, Pohuwato langsung go nasional dan bersaing dengan 16 kabupaten se Indonesia pada tahap IV PPD.

Pada penilaian PPD tahap IV ini ada beberapa indikator yang dilihat meliputi penilaian aspek pencapaian pembangunan, aspek kualitas dokumen RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah), aspek proses perencanaan dan aspek inovasi.

Nah khusus untuk aspek inovasi, Pohuwato sangat mengandalkan program rumah gratis atau yang dinamakan rumah sehat komunal. Karena pada program yang satu ini, warga miskin yang memenuhi dua kategori, yakni tak punya rumah dan lahan, dikumpulkan dalam satu kawasan dan dibangunkan rumah secara gratiss… Tanpa pungutan satu rupiah pun. Lahan pemukiman dibebaskan pemerintah, begitu juga dengan ongkos bangunan rumah, seluruhnya dari APBD. Bahkan sertifikatnya diurus dan kemudian diberikan kepada pemiliknya, yang sewaktu-waktu bisa dijadikan sebagai agunan.

Kepala Baperlitbang Pohuwato Irfan saleh mengaku bersyukur karena Pohuwato dinyatakan lolos ke tahap berikutnya, menuju final PPD 2019. “Final ini menentukan daerah mana yang berhasil mendapatkan predikat terbaik 1, 2 dan 3. Semoga Pohuwato bisa berhasil,” ungkap Irfan saat dikonfirmasi hulondalo.id.

Nantinya sambung Irfan, dalam waktu dekat tim dari Bappenas dan tim independen akan berkunjung ke Pohuwato untuk melihat bukti di lapangan. Seperti apa rumah yang dibangun dan orang miskin yang menempatinya serta bukti-bukti perencanaan pembangunan lainnya. “Untuk rumah sehat komunal ini total yang sudah dibangun oleh pemerintah berjumlah 624 unit yang tersebar di semua kecamatan,” terangnya.

Dengan demikian, ada 624 kepala keluarga (KK) di 13 kecamatan yang akhirnya bisa memiliki hunian sendiri. Dan bagi Syarif, itu adalah tujuan utamanya. Soal penghargaan, itu hanya bonus saja.

Dan bukan hanya rumah komunal, inovasi lainnya seperti program antar nasi tumis, program 1 dokter 1 kecamatan juga sangat diapresiasi, saat tim Baperlitbang Pohuwato memaparkannya pada penilaian tahap IV.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top