Bawakan Materi Bimtek, Kejari Kabgor Ingatkan Pentingnya Sinergitas Aparatur Desa - REPUBLIKPOS.COM
Kabgor

Bawakan Materi Bimtek, Kejari Kabgor Ingatkan Pentingnya Sinergitas Aparatur Desa

alterntif text

Republikpos, Jakarta – Untuk mencegah penyalahgunaan dana desa oleh aparatur desa, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto, SH., MH. ikut memberikan materi dalam Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Kabupaten Gorontalo yang bekerja sama dengan Pamong Institute pada Selasa (19/3/2019) di Hotel Redtop Jakarta.

Kepala Kejaksaan Negeri menyampaikan bahwa keuangan desa harus dilaksanakan dengan baik dengan cara menghindari adanya penyalahgunaan dana desa untuk pembangunan desa yang lebih baik.

“Kami dari kejaksaan sangat berperan penting dalam proses penggunaan dana desa khususnya pemantauan dan pengawalan karena kami yang bertanggung jawab dalam mencegah dan mengelola dana desa supaya tidak terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan oleh aparatur desa,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo mengembangkan aplikasi yang berfungsi untuk memonitor dan mengawasi penggunaan dana desa.

“Aplikasi ini baru dilaunching beberapa hari lalu yang disebut “Jagat Desa” fungsinya memonitor dan mengawasi penggunaan dana desa, jadi semua laporan penggunaan dana desa wajib diinput kedalam aplikasi tersebut, sehingga kami mudah untuk menyamakan sama tidaknya dengan perencanaan penganggaran,” tambahnya.

Kejaksaan juga mengaku setidaknya telah menerima beberapa laporan dari penyalahgunaan dana desa ini, “Sudah ada beberapa laporan yang masuk ke kami, satu kasus sudah ditetapkan tiga tersangka, sedangkan kasus lainnya masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Kepala Kejaksaan sangat mengapresiasi bimtek kali ini karena menurutnya memang kepala desa dan BPD harus didudukkan bersama.

“Memang harus didudukkan bersama antara kepala desa dan BPD untuk membahas, merencakan dan mengaktualisasikan pembangunan desa karena BPD merupakan perwakilan dari masyarakat desa, jadi biar tidak ada kesalahpahaman dan ada pencerahan dari tugas mereka tetapi tetap menjaga sinergitasnya,” ujarnya.

Penulis: Larasati Widya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top