Kunjugan Presiden Berkah Untuk Petani Gorut – REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Kunjugan Presiden Berkah Untuk Petani Gorut

Republikpos, Gorut –  Bupati Gorontalo Utara DR.H.Indra Yasin,SH,MH menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Presiden RI, Joko Widodo bersama Istri dan Rombongan Menteri di Kabupaten Gorontalo Utara, tepatnya di Desa Botuwombato Dalam rangka Panen Raya Jagung untuk diekspor Keluar Negeri.

Didampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Menteri Pertanian Andi Amran, dan Unsur Muspida Se-Provinsi Gorontalo, Presiden RI Joko Widodo tiba di Lokasi pukul 09.45 Wita langsung menggelar panen raya jagung di Desa Botuwombatu, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo, Jumat (1/3) kemarin.

Bupati Indra Yasin menjelaskan bahwa dampak kunjungan Presiden RI Joko Widodo pertama kali di Kabupaten Gorut ini sangat mendapatkan apresiasi dan antusias masyarakat tidak hanya para undangan petani penerima bantuan, kaum Milenial, Emak-emak, serta para siswa pun ikut tumpah ruah disepanjang jalan menuju lokasi acara. “Ya, tentunya dampak positif yang di dapatkan pada kunjungan Presiden pak Joko Widodo ini sangat dirasakan seluruh masyarakat, khususnya para petani jagung yang hasil Panen ini akan diekspor lagi ke luar negeri. Sehingganya, Sejarah ini tidak akan pernah dilupakan Masyarakat Gorut”,ungkap Indra Yasin.

lahan jagung yang digelar panen Raya oleh Presiden ini seluas 752 Hektar dari 4.570 Hektar di Kecamatan Kwandang.

Panen tersebut dilakukan dengan menggunakan mesin combine corn yang mampu menjangkau luas 1 Hektar hanya dalam waktu 3 jam.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyerahkan bantuan sekaligus mengadakan audiens dengan para petani jagung. Dia memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sejumlah pihak terkait yang terus menggenjot produksi jagung di Gorontalo.

“Tentunya, kita ingin produksi jagung semakin banyak dan akan kita ekspor,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Berkat produksi yang melimpah, maka ketergantungan akan impor jagung Indonesia menjadi sangat kecil karena sudah bisa dipenuhi oleh daerah sentra produksi jagung, seperti di Provinsi Gorontalo.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena Indonesia tidak lagi bergantung jagung-jagung dari luar negeri. Kita harus terus memperbaiki produktivitas jagung kita agar petani bisa sejahtera,” ketus Jokowi yang juga didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo.

Sebelumnya, Provinsi Gorontalo pada Tahun 2018 berhasil memproduksi jagung 1,5 Juta Ton dan mengekspor sedikitnya 113 Ribu Ton.

Pewarta : Matris Salim

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top