Hamzah Sidik : Rakyat Menunggu Janji IQRA – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Hamzah Sidik : Rakyat Menunggu Janji IQRA

Republikpos, Gorut – Melalui akun media sosial pribadinya, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari dapil Gorontalo Utara, Hamzah Sidik, menyarankan agar kedepan statement-statement pejabat utama mulai dari Bupati, Wakil Bupati & Sekda lebih dimaksimalkan kepada pelaksanaan program CERIA, daripada meributkan problem problem birokrasi yang seharusnya di selesaikan dan di konsumsi di internal pemerintahan daerah.

Hamzah saat dihubungi via telefon seluler mengatakan, saat ini kondisi masyarakat kita sedang diperhadapkan dengan berbagai macam persoalan yang membutuhkan solusi serta kebijakan yang tepat, mulai dari persoalan di “rumahkan” nya sebagian besar PTT yang pastinya akan memunculkan banyak pengangguran, banjir yang melanda beberapa kecamatan, masalah klasik terkait distribusi air bersih di Kecamatan Kwandang, sampai persoalan belum terbayarkannya honor/gaji dari pengawas dan sebahagian besar Karyawan PUDAM, serta konflik terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa yang menyebabkan terjadinya segel menyegel kantor desa yang berlanjut pada laporan/gugatan baik pidana maupun PTUN,

“Hemat saya, pemda diminta untuk tetap fokus pada program ceria, rakyat Gorut saat ini tengah menunggu realisasi janji-janji politik dari paket IQRA. Sebut saja program “Dana Menunggu” sebesar Rp. 2.800.000 (dua juta delapan ratus ribu rupiah) yang dijanjikan saat kampanye, saat ini tengah musim tanam, dan masyarakat tengah menunggu realisasi janji politik paket IQRA,” ungkap Hamzah.

Ketua DPD II Partai Golkar Gorontalo Utara ini juga menambahkan, terkait dengan jumlah “matahari” di Gorut bukanlah hal yang penting dan perlu diperdebatkan. Menurutnya, hal penting saat ini bagaimana paket IQRA bisa dengan segera memulai program-program unggulan yang telah menjadi janji politik di masa kampanye.

“Tidak penting menurut saya berdebat soal berapa jumlah matahari di bumi gerbang emas, yang terpenting saat ini bagaimana seluruh janji politik paket IQRA bisa terwujud dalam APBD tahun 2019 ini. Karena jika janji politik tidak bisa direalisasikan, maka visi dan misi pada janji kampanye hanyalah sebuah tulisan yang tidak mempunyai makna,” pungkasnya.

Pewarta: Matris Salim

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top