Di Seminar Nasional Pendidikan PGRI, Bupati Indra Janjikan Ini Untuk Para Guru - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Di Seminar Nasional Pendidikan PGRI, Bupati Indra Janjikan Ini Untuk Para Guru

Republikpos, Gorut – Bupati Gorontalo Utara Dr. Hi. Indra Yasin,SH,MH saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Seminar Nasional Pendidikan yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2018 menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara terus berkomitmen dan berupaya untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas pendidikan dan juga tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara.

Upaya tersebut tentunya menjadi faktor penting dalam menciptakan serta meletakkan pondasi yang kuat para generasi muda penerus bangsa dan Negara.

“Sehingganya, pemerintah daerah tidak pernah menutup mata akan berbagai persoalan dan keluhan para Tenaga guru baik yang PNS maupun non PNS di lingkup Pemda Gorut. Karena di tangan bapak ibu guru semua, masa depan anak-anak sebagai penerus bangsa dan negara dipertaruhkan,” ungkap Bupati Indra Yasin.

Hal tersebut dibuktikan pemerintah daerah dalam berbagai program pendidikan yang berbasis mutu berkualitas seperti pengembangan sekolah terpadu di seluruh jenjang sekolah, penyamaan konsep pengelolaan sekolah negeri dan swasta, kebijakan pembiayaan dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), peningkatan kompetensi guru di semua jenjang dalam rangka memberikan bekal untuk menghadapi tantangan revolusi Industri 4.0 sesuai dengan tema seminar nasional yakni guru sebagai penggerak perubahan di era Revolusi Industri 4.0, serta program umroh gratis bagi guru teladan dan berprestasi baik.

Lebih jelas Bupati Indra Yasin mengungkapkan bahwa di era millenial revolusi industri 4.0, peran guru sebagai pendidik dituntut ekstra kerja keras dan profesional dengan menyeimbangkan pengetahuan pendidikan disertai penguasaan teknologi serba IT yang tentunya berpengaruh dalam meningkatnya kualitas pendidikan saat ini.

Olehnya penataan guru diperlukan pemerataan kualitas pendidikan diseluruh pelosok daerah khususnya di Gorontalo Utara.

Selain itu, membangun karakter bangsa adalah tugas dan inti pokok tujuan pendidikan nasional, dengan menciptakan pribadi siswa yang berkarakter kuat baik secara moral, maupun kultural, dengan penuh integritas dan dedikasi yang tinggi.

Sehingganya, ia berharap dari seminar ini akan lahir konsep dan solusi terbaik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

“Insya Allah dari hasil seminar ini akan lahir ide dan gagasan yang terbaik guna membangun serta menciptakan konsep pendidikan yang berkualitas,” pungkas Bupati Indra Yasin.

Sementara itu, dalam laporan Ketua PGRI Kabupaten Gorut, Irwan Usman, S.Pd, M.Pd mengungkapkan ada 3 hal permasalahn yang berhasil di ramu dalam kegiatan seminar nasional pendidikan ini.

“3 hal pokok yang menjadi permasalahan guru yang ada di Gorut yakni; pertama, kesenjangan kualifikasi pendidikan yang tidak relevan dengan tuntutan persyaratan. Atas kemauan besar teman-teman guru untuk meningkatkan kinerja profesi terbentang panjang sebuah alasan bahwa kualifikasi pendidikan harus dikedepankan.
Sehingga kondisi yang ada kurang lebih 12,5 persen kualifikasi tenaga pendidik Gorut masih berada dalam tataran belum memenuhi persyaratan S1 (sarjana). Kebanyakan hanya pada tingkatan SMA sederajat.

Kedua, kesenjangan antara kemampuan profesi Guru dalam rasio integritasnya masih dibawah rata-rata. Dan ketiga, adalah kesenjangan antara kesejahteraan dan beban kerja para guru.

Sesuai data unsur dinas pendidikan, jumlah guru tdak tetap (GTT) yang ada di Gorut sekitar 1.267 orang. “Nah, Keberadaan GTT tidak diimbangi denga kesejahteraan inilah yang masih tumpang tindih. Dapat dikatakan pekerjaan para GTT terlihat seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun dalam segi kesejahteraan tidak seperti PNS Guru pada umumnya. Bahkan jika diperhitungkan Beban kerja lebih besar berada di pundak guru tidak tetap,” ungkap Irwan Usman.

Olehnya, melalui seminar ini, aspirasi dan unek-unek para Guru yang ada di Gorut setidaknya bisa ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan serta pimpinan tinggi daerah Gorut dibawah Komando Bupati Indra Yasin dan Wabup Thariq Modanggu.

Hadir pula dalam Kegiatan Seminar Nasional Pendidikan di Hotel Maqna Kota Gorontalo ini, ketua Umum PB PGRI, DR.Unifa Rosyidi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top