Ini Hambatan Rencana Pembangunan Bandara di Pohuwato – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Ini Hambatan Rencana Pembangunan Bandara di Pohuwato

alterntif text

Republikpos, Jakarta – Perencanaan pembangunan bandara di Pohuwato menemui masalah, hal ini dikarenakan pembangunan bandara tersebut mengenai kawasan hutan lindung.

Oleh karena itu, pada Rabu (5/12) bertempat di Dirjen Planologi dan Tata Lingkungan, Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga melakukan rapat guna membahas perizinan perubahan fungsi hutan lindung menjadi hak pengelolaan yang akan masuk wilayah bandara.

Syarif Mbuinga mengaku sudah menginstruksikan untuk mempercepat realisasi pembangunan tersebut dengan menganggarkan dana pada APBD perubahan 2018. Namun, belum adanya izin dari pusat mengenai pengalihan fungsi hutan lindung menjadi penghambat pembangunan ini.

Sementara itu, Kepala Bappeda Pohuwato Irfan Saleh mengungkapkan bahwa pembangunan bandara akan mengenai 41 hektar kawasan hutan lindung. “Dari masterplan, luas bandara yang dibangun seluas 128 hektar, 41 hektar masih merupakan hutan lindung. Jadi kami minta izin untuk merubah fungsi ini,” ungkapnya

“Sesuai regulasi memang tidak diperbolehkan, namun terdapat jalan yang memperbolehkan yaitu dengan peralihan fungsi. Pemerintah pusat menyetujui hal ini setelah gubernur mengirimkan surat dan direspon baik,” tambahnya.

Untuk memperlancar pembangunan, Dirjen Planologi sudah membuat tim terpadu yang akan melakukan kajian.
“Tim terpadu akan ke Pohuwato untuk melakukan kajian dari tanggal 11 sampai 15 Desember dan kemudian nanti tanggal 22 akan ada ekspos kedua apakah diizinkan atau tidak untuk perubahan fungsi,” jelasnya.

Irfan Saleh berharap izin dipercepat, karena melihat waktu APBD tahun ini akan segera tutup buku, “jadi kami minta percepatan agar agar ada anggaran yang sudah direncakan oleh pak bupati terealisasikan,” tutupnya.

Penulis: Larasati Widya

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top