Terkesan Cuek Dengan Korban Banjir, Anggota Komisi III Dekab Nilai Lurah Bolihuangga Tidak Pintar – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Terkesan Cuek Dengan Korban Banjir, Anggota Komisi III Dekab Nilai Lurah Bolihuangga Tidak Pintar

alterntif text

Republikpos, Limboto – Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Gorontalo selama dua hari ini mengakibatkan 18 rumah warga di Lingkungan III Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, terendam banjir.

Tak hanya pemukiman, banjir dengan ketinggian mencapai 50 cm itu juga merendam lahan pertanian dan perkebunan milik warga. Kondisi drainase yang buruk semakin memperparah kondisi banjir.

“Hujan deras terjadi sejak kemarin, itu mengakibatkan air Sungai Bionga serta Sungai Meluupo meluap kearah pemukiman kami,” kata Erna Kembu warga kelurahan Bolihuangga.

Ia juga mengeluhkan kondisi di pemukiman mereka. Pasalnya setiap kali pemukiman dilanda banjir, mereka harus menunggu sampai 4 hari hingga surut, agar sisa lumpur sisa banjir bisa dibersihkan.

“Lokasi pemukiman kami ini sangat rendah, sehingga tidak ada cara lain untuk mengeluarkan air sisa banjir dari rumah kami,” ungkapnya.

Parahnya lagi, pemerintah setempat terskesan cuek dengan kondisi warga korban banjir ini, “Bahkan, kepala kelurahan sepertinya acuh takacuh. Tak ada perhatian, mungkin karena takut air. Atau mungkin karena lurah aslinya tinggal di Kota Gorontalo, jadi tak terbiasa dengan banjir. Makanya tak mau melihat warga secara langsung,” keluh Erna.

Anggota Komisi III DPRD Kabgor, Asni Menu (jilbab pink) saat mengunjungi warga korban banjir di Kelurahan Bolihuangga. Foto: Epox.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Asni Menu menyesalkan sikap lurah setempat yang menurutnya tak pandai memperhatikan masyarakatnya.

“Sejak kemarin wilayah ini terus saya pantau, sampai saya mengubungi Dinas BPBD untuk segera datang ke lokasi banjir. Tapi lurah juga tak terlihat,” tutur Asni.

Terkait hal itu, Asni berharap agar pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan figur figur yang akan menjadi pimpian di wilayah kelurahan. “Harus orang yang tahu bagaimana cara memperhatikan rakyatnya. Tau bagaimana melayani masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Even Makanoneng

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top