Buka Bimtek Simda Perencanaan, Sekda Ridwan Tegaskan Soal Ini… – REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Buka Bimtek Simda Perencanaan, Sekda Ridwan Tegaskan Soal Ini…

alterntif text

Republikpos, Gorut – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Ridwan Yasin,MH meminta Seluruh Kasubag Perencanaan dan Keuangan diseluruh Instansi OPD, Camat se-Gorut agar dalam merencanakan program kegiatan dan penganggaran harus sesuai dengan dokumen induk Daerah seperti Rencana Pembangunan jangka Menengah daerah (RPJMD) dan Rencana Jangka Menengah (Renja).

Hal tersebut disampaikan Sekda saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Simda Perencanaan tingkat Kabupaten Gorut tahun 2018 bagi para Kasubag Perencanaan dan Keuangan masing-masing Instansi OPD dan Kecamatan se-Gorut, Selasa (4/12), di gedung Badan Keuangan Gorut.

Menurut Sekda Ridwan Yasin, Saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya fokus terhadap Tindak pencegahan dan pemberantasan Korupsi melalui Operasi Tangkap tangan (OTT) saja, akan tetapi sudah akan masuk dalam proses perencanaan dan penganggaran.

“Sehingganya, Semua penganggaran harus sesuai dokumen RPJMD, Renja dan Perencanaan. Karena KPK saat ini tidak hanya fokus pada OTT, akan tetapi pada proses perencanaan dan penganggarannya. Apa perencanaan dan Penganggarannya sudah baik dan tepat atau tidak. Jangan sampai ada kegiatan maupun program yang putus Kontrak di tengah jalan. Olehnya, saya minta para Kasubag Perencanaan dan Keuangan dimasing-masing instansi OPD dan kecamatan agar lebih cermat dalam perencanaan dan penganggaran yang baik dan sesuai aturan dan dokumen perencanaan daerah. Fungsikan BPKP untuk saling berkoordinasi dengan perencanaan dan penganggaran,” ungkap Sekda Gorut ini.

Lebih lanjut, Sekda Ridwan Yasin juga meminta agar para Kasubag Perencanaan dan Keuangan ini jangan mau untuk ditekan oleh atasan ataupun pimpinan yang tidak sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada. Para Kasubag Perencanaan harus mampu memberikan masukan dan pertimbangan ke pimpinan tentang proses perencanaan dan penganggaran yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya minta Jangan ada kasubag Perencanaan yang mau di tekan oleh Pimpinan yang tidak sesuai regulasi dan aturan yang berlaku. Karena itu akan menyalahi aturan, dan jika itu terjadi, maka akan menjadi celah aparat penegak hukum untuk masuk. Sehingganya, saya minta hal ini dihindari dan dipahami dengan baik oleh Kasubag Perencanaan. Semoga dengan sistem aplikasi Simda Perencanaan dan Simda keuangan akan lebih baik dimasa yang akan datang,” pungkas Sekda. (*)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top