KOPEK Gelar Konferensi Nasional Kelapa IX Di Manado - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

KOPEK Gelar Konferensi Nasional Kelapa IX Di Manado

Republikpos, Manado – Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (KOPEK) melaksanakan agenda besar yakni Konferensi Nasional Kelapa (KNK ) IX & International Coconut Conference tahun 2018 di Hotel Peninsula Sulawesi Utara, Manado,Jumat (16/11).

Kegiatan ini dibuka secara resmi kepala Litbang Pertanian dari kementerian Pertanian RI.

Konference ini digagas dengan mengusung tema “Sinergisme Untuk Mempercepat Peningkatan Kesejahteraan Petani dan Keberlanjutan Industri Kerja”

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang saat ini juga menjabat ketua KOPEK itu mengatakan, Konferensi Nasional Kelapa merupakan kegiatan yang dilakukan empat tahun sekali secara bergiliran di daerah-daerah penghasil kelapa.

Ia menerangkan konference di manado agak berbeda dan bisa dikatakan istimewa dibandingkan konference lainnya.karena menurut Nelson, sudah diperluas dengan melibatkan para nara sumber yang berkompeten dibidangnya.

” Baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menjawab tantangan pengembangan kelapa saat ini dan kedepan,” Kata dia lagi

Selain itu, Nelson menambahkan, kegiatan ini sudah kali kedua dilaksanakan di daerah sulawesi Utara. karena kita tau bahwa kelapa merupakan salah satu komoditi sangat stategis di Manado sehingga daerah ini terkenal dengan Nyiur Melambai

Nelson menguraikan kegiatan akan dilaksanakan dua hari.pada hari pertama, Kegiatan konference kelapa akan dipresentasikan 12 makalah yang terdiri 3 makalah kebijakan dan 9 makalah utama serta 14 makalah poster.

Dihari kedua, dilakukan pelepasan ekspor 358 MT Kebeberapa negara Eropa, Amerika dan Asia.disamping itu, akan melaksanakan lounching paretas unggul baru kelapa dan dirangkaikan pemberian bantuan benih kelapa unggul bersertifikat secara gratis kepada para petani kelapa yang diakhiri dengan dilaksnakaannya bimbingan teknis.

KNK ini diikuti oleh sekitar 700 orang peserta yang terdiri dari penyuluh,akademisi, peneliti,direktorat perkebunan, direktorat perindustrian dan perdagangan, perwakilan pemerintah daerah serta dinas-dinas terkait Provinsi,Kabupaten/kota

“Dengan Konference ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama penerapan Teknologi dilapangan supaya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi sekitar 5,1 juta warga tani atau sekitar 20 juta jiwa yang menggantungan ekonominya pada kelapa serta mendukung keberlanjutan industri kelapa di Indonesia,” tutup Nelson.

Penulis: Even Makanoneng

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top