Perlakukan Sama Sekolah Negeri Dengan Swasta, Bupati Indra Dapat Pujian Dari Kakanwil Kemenag - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Perlakukan Sama Sekolah Negeri Dengan Swasta, Bupati Indra Dapat Pujian Dari Kakanwil Kemenag

REPUBLIKPOS (GORUT) – Guna meningkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan di daerah Kabupaten Gorontalo Utara, pemerintah daerah senantiasa berupaya untuk memenuhi segala kebutuhan setiap sekolah yang ada di Kabupaten Gorut tanpa membedakan status Negeri maupun Swasta.

Pemenuhan kebutuhan akan fasilitas penunjang Pendidikan seperti SDM Guru, Honorer, fasilitas ruang sekolah, Bus Sekolah, dan Seragam sekolah yang serba Gratis menjadi prioritas Bupati Indra Yasin selama memimpin daerah Gorut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indra Yasin saat menghadiri acara Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) tentang Penguatan Lembaga Musyawarah Guru Mata pelajaran (MGMP) dengan mengangkat Tema ‘MGMP Kuat, Madrasah Profesional, Hebat dan bermutu’, tahun 2018, Selasa (13/11) kemarin bertempat di Sekolah MTS Negeri 1 Gorontalo Utara, di desa IMANA Kecamatan Atinggola.

Acara Ngopi ini juga di hadiri Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kudrat Dukalang, S.Ag, M,Pd, Kemenag Gorut, Arfan Tilome, Kabid Pendidikan Madrasah Fitriani Humokor, M.Pdi serta Jajaran Pimpinan OPD dilingkup Pemda Gorut.

Bupati Indra Yasin saat memberikan sambutan pemerintah daerah mengungkapkan Pemerintah daerah tidak akan berpangku tangan dengan aturan pendidikan yang memberlakukan pengalihan Sekolah SLTA/MA sederajat ke tingkat Provinsi dan membatasi kewenangan Pemda dalam memberikan bantuan kepada sekolah Swasta.

“Saya menilai dengan aturan yang saat ini tentang pengalihan kewenangan Sekolah SLTA/MA sederajat ke Provinsi, sangat membatasi Lembaga Vertikal sehingga Pemda susah untuk mengintervensi sekolah yang ada di daerah. Padahal tugas Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas pemerintah daerah. Sama-sama memiliki kewajiban yang sama baik Pemda Gorut maupun pihak kementerian Agama. Sehingganya, saya tidak melihat status sekolah negeri maupun swasta. Semua saya anggap sama”, ungkap Bupati Indra Yasin.

Selain itu, kebijakan Pemerintah daerah khusus tenaga honorer sekolah Aliyah akibat adanya peralihan status SLTA/MA sederajat ke Provinsi, Bupati Indra akan tetap memberikan perhatiannya kepada kesejahteraan guru Sekolah MA.

“Walau sudah masuk dalam Kewenangan provinsi, saya tidak boleh diam saja, karena sekolah ini ada di wilayah saya. Mudah-mudaha tahun 2019 akan bisa diantisipasi semua guru Honorer MA derajat,” pungkas Bupati Indra Yasin.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kudrat Dukalang menjelaskan bahwa kebijakan Bupati Indra Yasin guna meningkatkan kesetaraan Pendidikan sekolah Swasta dan Negeri di daerah sangatlah berani dan unik.

“Ya, walaupun sudah jelas akan aturan pengalihan Kewenangan sekolah SLTA/MA sederajat dan juga Pembatasan Kewenangan pemberian bantuan kepada sekolah Swasta, akan tetapi Bupati Gorut melalui kebijakannya sangatlah berani dan unik. Dan saya baru melihat kebijakan tersebut tidak sama dengan Daerah lainnya. hanya ada di Daerah Gorut. Maka Pantaslah Bupati Indra Yasin masih dipercaya masyarakat untuk kedua periode terus meningkatkan kualitas Pendidikan di daerah Gorut,” puji Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo ini.

Sehingganya, Kudrat Dukalang akan menyampaikan kebijakan tersebut ke Kementerian Agama Pusat. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top