Gelar Rakor, Bupati Indra Evaluasi Program Santunan Duka – REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Gelar Rakor, Bupati Indra Evaluasi Program Santunan Duka

REPUBLIKPOS (GORUT) – Guna mengevaluasi program Santunan Duka yang menjadi salah satu dari 10 Program Gratis Pemerintahan SINAR (Indra Yasin-Roni Imran), Pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan rakyat (Kesra) Setda Gorut menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) tentang Pengelolaan program Dana Santunan Duka, Jumat (9/11) kemarin bertempat di Aula Gerbang Emas Kantor Bupati Gorontalo Utara.

Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Indra Yasin, menghadirkan Asisten I yang membidangi Kesra, pimpinan Bank Sulutgo Gorut, Pimpinan OPD terkait, Camat se-Kabupaten Gorut, dan para Kasubag juga kepala Seksi Kesra yang ada di setiap Desa se-Gorut.

Dalam Sambutannya, Bupati Indra Yasin menyambut baik kegiatan Rakorev Program Santunan Duka bagi seluruh masyarakat Gorut.

Menurut Bupati Indra, dari 10 Program Gratis Khusus program Dana duka telah dilakukan Penelitian dari Perguruan Tinggi serta lembaga survei yang ada di Provinsi Gorontalo. Dari hasil Penelitian tersebut, dari 10 Program gratis hanya ada satu penilaian yang dibawah A, yakni Dana Duka.

“Ya, khusus Program Santunan Duka nilainya masih B. Hal tersebut disebabkan belum maksimalnya proses pelayanan Dana santunan Duka yang seharusnya diterimakan sebelum 7 hari pengurusannya. Karena biasanya rekomendasi nanti di proses setelah 7 hari. Dan itu salah satu nilai indikator yang belum maksimal”,ungkap Bupati Indra Yasin.

Sehingganya, Dalam Rakorev ini perlu ada sharing dan pembahasan lebih detail tentang hambatan maupun permasalahan yang kerap ditemukan baik dari Pihak Pemerintah daerah Melalui bagian Kesra, dan Kecamatan hingga desa. Bupati pun menjelaskan, untuk program Santunan Duka pada tahun 2019 akan ditingkatkan lagi sebanyak 50 persen.

“Ya, untuk program Santunan Duka yang awalnya 2 juta rupiah, mudah-mudahan tahun depan akan kami tingkatkan 50 persen menjadi 3 juta rupiah”,jelas Bupati Indra Yasin.

Dan untuk lebih memaksimalkan Program Santunan dana duka ini, Bupati akan mengangkat Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di seluruh desa guna membantu pengurusan Administrasinya.

“Biar masyarakat yang agak jauh tidak lagi dibebankan untuk pengurusan administrasi dana duka ini. Sehingganya, PTT yang ditugaskan untuk mengurus ini harus benar-benar masyarakat di desanya. Agar ditahan depan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih baik, lebih Optimal, dan cepat”,pungkas Bupati Indra Yasin. (*)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top