Nelson: Sektor Pendidikan di Kabupaten Gorontalo Memiliki Tren Baru - REPUBLIKPOS.COM
alterntif text
Daerah

Nelson: Sektor Pendidikan di Kabupaten Gorontalo Memiliki Tren Baru

alterntif text

REPUBLIKPOS (LIMBOTO) – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menegaskan bahwa perkembangan sektor pendidikan di kabupaten memiliki tren yang baru. Hal pertama yang dilihat adalah usia sekolah anak-anak yang saat ini meningkat. Selain itu kualifikasi Guru yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Jadi indikator-indikator keberhasilan itu jelas,” ucap Nelson Setelah melihat pemaparan evaluasi perkembangan sektor pendidikan yang dibawakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lilian Rahman.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tenaga pendidik se Kabupaten Gorontalo serta jajaran diknas.tampak hadir Asisten I dan III Setda Kabupaten Gorontalo serta Kepala Bappeda. rapat evaluasi pembangunan Sektor Pendidikan ini dilaksanakan di Baitul Izza Dutulanaa, Kamis (25/10).

Meskipun menurutnya, masih terdapat kekurangan dalam mengembangkan sektor pendidikan, masih ada hal lain yang harus diperhatikan dan terus didorong.

“Kekurangan yang pertama menurut saya, bahwa gurunya yang belum semua yang bergelar S1, yang kedua masih ada sekitar 40 sekolah yang masih terakreditasi C, dan itu yang harus kita perhatikan dan kita tata,” jelasnya.

alterntif text

Selain itu, Nelson mengatakan pentingnya mendorong karakter siswa ini sebagai penguatan kurikulum pembelajaran siswa di sekolah dengan mengevaluasi dengan baik program full day school.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Lilian Rahman menambahkan, evaluasi seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap triwulan guna untuk melihat sejauh mana perkembangan pendidikan di Kabupaten Gorontalo.

“Maka, seperti apa mengukur pendidikan? jelas harus pada 8 dan 24 indikator standar pelayanan maksimal yang diharapkan oleh Kemendikbud atau persyaratan dari pada suatu pendidikan,” jelas Lilian.

Lilian mengatakan, dirinya telah memaparkan beberapa indikator yang diharapkan oleh Kemendikbud dan dari situ terlihat program apa saja yang sudah maju pesat ataupun merata.

“Sejauh mana program sasaran anggaran dari 8 dan 24 indikator yang diberikan, itu bisa diukur dan kita lihat hasilnya di salah satu bidang pendidikan, yang kemudian disahkan menjadi tupoksi dari pada pendidikan dan di review ke RPJMD, sehingga pusat akan memberikan anggaran yang jelas, sehingga anggaran yang diberikan pada pendidikan itu tidak mubazir,” jelas Lilian.

Hal itu yang selanjutnya akan disesuaikan dengan Renstra dan Renja. (*)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top