Pemkab Gorontalo Gencar Gelar Program 'Jumat Berkah' - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Pemkab Gorontalo Gencar Gelar Program ‘Jumat Berkah’

LIMBOTO (REPUBLIKPOS) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mengambil langkah intervensi kebijakan dalam menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya, salah satunya melalui pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) bagi warga miskin.

Selain itu, untuk mendorong peran dan partisipasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen lainnya di masyarakat, Bupati Prof. Nelson Pomalingo, pada Januari 2018, mencanangkan program “Jum’at Berkah” dengan target 1 rumah setiap Jum’at. Dengan program ini, maka setiap Jum’at, Pemerintah Kab. Gorontalo menyelesaikan dan mempersembahkan rumah Mahyani bagi warga miskin.

Hebatnya lagi, jika dikalkulasi selama 2 tahun lebih kepemimpinan Bupati Prof. Nelson Pomalingo, yakni dari Februari 2016 hingga Agustus 2018, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah berhasil merealisasikan sekitar 4.700 unit Mahyani bagi warga miskin. Tahun 2018 ini, Pemerintah Kab. Gorontalo menargetkan akan membangun dan merealisasikan sebanyak 2.105 unit Mahyani yang diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu.

Meski semuanya tidak bersumber dari dana APBD Kab. Gorontalo, namun Pemerintah Kab. Gorontalo terus memperjuangkan dan melakukan pendekatan dengan Pemerintah pusat, dan Pemerintah Provinsi untuk memperjuangkan alokasi anggaran bagi warga miskin. Bupati meyakini bahwa Pemerintah Pusat maupun pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten memiliki cita-cita yang sama, yakni bagaimana menurunkan angka kemiskinan di negeri ini.

Tidak hanya itu saja, Pemerintah Kab. Gorontalo juga mendorong kontribusi dari pemerintah Desa melalui Aalokasi Anggaran Desa (ADD), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), PKK dan Dharma Wanita untuk bersama-sama memikirikan dan serta mengintervensi kebijakan pemerintah dalam merealisasikan rumah layak huni bagi warga miskin di daerah ini. “Pembangunan rumah layak huni ini, tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan tapi OPD di daerah ini turut berkontribusi membangun perumahan bagi warga miskin.” ujar Bupati Nelson.

Menurut Deklarator Provinsi Gorontalo ini, dalam menurunkan angka kemiskinan di Kab. Gorontalo, harus dilakukan secara terpadu melalui kerjasama dengan pihak lain, bahkan dengan pihak luar negeri. Oleh karena itu, Pemerintah Kab. Gorontalo sejak tahun 2017 terus melakukan lobi-lobi kepada pihak luar negeri untuk mendapatkan dana hibah untuk membangun Mahyani bagi warga miskin.

Selain itu, program pembangunan Mahyani ungkap Bupati Prof. Nelson, hanya salah satu dari upaya pengentasan kemiskinan, selain pemberian bantuan sosial seperti bantuan sapi, bantuan stimulan Usaha ekonomi kreatif, bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan masih banyak lagi yang tersebar di seluruh OPD yang sudah dan akan terus direalisasikan oleh Pemerintah Kab. Gorontalo.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top