Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Berlangsung Hikmat - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Berlangsung Hikmat

GORUT (REPUBLIKPOS) – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI ke – 73 tingkat Kabupaten Gorontalo Utara dihalaman kantor bupati, Jumat (17/8) berlangsung hikmat dan sukses. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Indra Yasin, Komandan Upacara Kapten Inf. Abdul Kabir Lessy, dan Perwira Upacara, Danramil 1304 Gorut Kapten Inf. Rusdiyanto Pombaile.

Upacara yang dimulai pukul 09.30 WITA ini juga diikuti ketua DPRD Nurjana Jusuf Mopili yang bertugas sebagai pembaca naskah proklamasi, para pimpinan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkominda), unsur pimpinan dan anggota DPRD, organisasi kemasyarakatan, tokoh-tokoh masyarakat dan sejumlah undangan.

Nurtin Radtila S.Dukalang siswi SMA Negeri 6 Gorontalo Utara sebagai pembawa Baki bendera berhasil menyelesaikan tugasnya bersama Pandu Ariyoko siswa SMA negeri 1 Gorontalo Utara dan Adriyanto Saleh Siswa SMA Negeri 5 Gorut sebagai pembentang bendera, bersama seluruh anggota pasukan Bendera Pusaka (Paskibraka). Peserta upacara yang diikuti dari unsur anggota TNI, anggota Korpri, organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pramuka, siswa SD, SMP dan SMA.

Usai pelaksanaan upacara Bupati Indra Yasin MH menyampaikan bahwa momen HUT proklamasi kemerdekaan yang diperingati setiap tahun merupakan bagian untuk meningkatkan rasa kebangsaan dan rasa nasionalisme kepada seluruh masyarakat. Para pejuang terdahulu telah mempertaruhkan seluruh kemampuannya baik itu harta benda, tenaga maupun jiwa raga demi kemerdekaan dan secara ikhlas tanpa mengharapkan apapun. Karena itu untuk mengisi kemerdekaan saat ini marilah kita bertekat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kebersamaan dan persatuan kesatuan guna mewujudkan pembangunan yang diharapkan masyarakat.” kata Indra Yasin.

Peringatan HUT proklamasi yang diperingati setiap tahunnya memiliki hikmah atas keberhasilan para pejuang. Yang perlu dijunjung tinggi adalah perjuangan para pahlawan dengan cara mengorbankan harta dan nyawa demi kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang diperoleh bukan merupakan pemberian bangsa penjajah akan tetapi benar-benar merupakan perjuangan yang dicapai atas dasar nilai persatuan dan kesatuan.

Perjuangan seluruh rakyat Indonesia, dan itu yang perlu diwarisi yaitu kebersamaan sehingga melahirkan persatuan dan kesatuan. Mereka berhasil meraih kemenangan yang besar dengan melawan persenjataan yang modern sementara para pejuang hanya menggunakan bambu runcing. “Nah, pekerjaan kita sekarang tentunya harus meneruskan cita-cita perjuangan mereka. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, dan saya berharap perbedaan-perbedaan tidak menjadikan bercerai berai tetapi dengan peringatan proklamasi ditandai dengan pengibaran bendera merah putih bisa menjadi pemersatu seluruh komponen bangsa. Mari kita bekerja agar tidak tertinggal dengan negara lain”, jelas bupati.

Pada upacara penurunan bendera, Bupati Indra Yasin yang juga bertindak sebagai inspektur upacara juga berlangsung hikmat dan sukses, dengan Petugas Upacara, Kapolsek Kwandang Iptu Cecep Ibnu Ahmadi, SIK Sebagai Perwira Upacara, Komandan Paskibraka Letda Karries Frengki Simanjuntak, Sawitri Rihwana Amir Siswa SMK Kesehatan Muhammadiyah Gorut selaku Pembawa Baki Bendera Penurunan, Alfize Mohamad Siswa SMAN 3 Gorut selaku Penggerek Bendera, Misbahudin Maudu Siswa SMAN 1 Gorut selaku pembentang bendera Merah Putih.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top