Pemkab Gorontalo Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban - REPUBLIKPOS.COM
Daerah

Pemkab Gorontalo Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban

GORONTALO (REPUBLIKPOS) – Menjelang Hari Raya Idul Adha Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus melakukan berbagai upaya pemeriksaan kesehatan terhadap hewan qurban.

Pemeriksaan hewan qurban ini diseluruh penampungan yang ada dan ditempat-tempat pemotongan hewan qurban yang dilakukan secara berkesinambungan.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan, memang untuk mengantisipasi bahaya anthrax saat ini pemerintah terus melakukan berbagai kesiapan. Dirinya mengaku terus melakukan monitor melalui dinas peternakan dan kesehatan hewan.

“Melalui dinas terkait sudah saya minta agar sapi yang akan diqurbankan agar diperiksa dulu kesehatannya. Jika tidak sehat atau memiliki penyakit segera ditangani,” Ujar Nelson saat di temui disele sela kegiatan, Kamis (16/8/2018)

Agar lebih memastikan kesehatan hewan ternak sapi ini, dirinya juga meminta agar setiap minggunya dilakukan monitoring dilapangan agar tidak kecolongan dikemudian hari. Apalagi kita sebagai kabupaten yang paling banyak produksi sapinya. Jadi harus benar ketat pemeriksaannya. Bahkan setiap sapi yang masuk Kabupaten Gorontalo harus diperiksa kesehatannya.

“Kepada masyarakat, jika terdapat penyakit seperti itu segera laporkan ke saya atau dinas terkait,” tegas nelson

Sementara itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Kabid Kesehatan Hewan, Vivi J. Tayeb menuturkan, Alhamdulillah dari bulan sebulan sebelumnya sampai dengan hari saat kami melakukan pemeriksaan hewan qurban belum menemukan satu pun hewan ternak yang terindikasi penyakit anthrax. Karena memang sudah satu tahun ini belum ada juga laporan ada hewan ternak (sapi) yang mati secara mendadak.

“Kalo pun ada itu hanya sakit, bukan karena disebabkan penyakit anthrax, tak berhenti sampai disitu. Bahkan juga ketika beberapa kali kami melakukan uji sampel tidak ditemukan penyakit berbahaya tersebut.” Ucap vivi

Katanya, Semua itu hasil dari seluruh kelompok atau penampungan hewan ternak yang ada di Kabupaten Gorontalo. Jadi kami pastikan seluruh hewan ternak yang ada didaerah kita sehat. Memang pada tahun 2015 hewan kita diserang penyakit berbahaya itu. Tapi setelah dilakukan penanganan terus menerus akhirnya bisa diatasi.

“Yang kami lakukan adalah vaksinasi anthrax diwilayah endemis seperti, Limboto, Telaga, Batudaa dan Dungalio. Itu wajib kami lakukan karena itu tadi untuk menghilangkan penyakit itu dan mencegah agar tidak cepat menular pada hewan-hewan yang lain. Wilayah yang tidak terindikasi pun tetap kami periksa seperti wilayah boliyohuto Cs dan Tolangohula.” Jelasnya

Sebanyak 200 hewan qurban yang telah melalui tes pemeriksaan, dan pemeriksaan masih akan terus berlanjut. Hingga sampai hari raya idul qurban tiba, dengan menurunkan tiga orang dokter hewan dan sepuluh tim medis.

“Jadi masyarakat tak perlu khawatir lagi terhadap penyakit anthrax ini, kami pastikan semua hewan ternak sapi di Kabupaten Gorontalo sehat, serta bebas dari penyakit anthrax.” Pungkas Vivi

PENULIS: Even Makanoneng

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top